Showing posts with label Arayu Aesthetic Clinic Makassar Dr. Ayu. Show all posts
Showing posts with label Arayu Aesthetic Clinic Makassar Dr. Ayu. Show all posts

Friday, 24 May 2019

Review Acne Scar Treatment Selama di Arayu Aesthetic Clinic Makassar

Setelah tahun lalu terakhir saya melakukan perawatan berupa Laser CO2, dan tahun ini dimulai dengan Dermapen. maka saya akan mereview selama melakukan treatment Acne Scar di Klinik Arayu. Totally sudah 3 kali saya melakukan treatment dengan rincian 2 kali untuk Dermapen dan 1 kali untuk Laser CO2.

Perbedaan dari Dermapen adalah kulit wajah kita akan dilukai menggunakan alat yang menyerupai pulpen dengan isi jarum dan bekas lukanya berupa bintik-bintik yang dihasilkan dari jarumnya itu. Rasanya seperti apa? Biasa saja apalagi kita telah di anastesi. Hanya yang agak mengganggu wajah kita mengeluarkan darah dan harus menunggu keesokan harinya baru di bilas maka akan terasa gatal dan juga sedikit perih setelah anastesi hilang. Tapi itu cuma beberapa jam saja. Yang pasti wajah menjadi merah. Fungsi dermapen ini adalah membentuk jaringan baru dengan cara di lukai.

Sedangkan Laser CO2, adalah laser yang merangsang kolagen rasanya juga cuma cekit-cekit saja apalagi sebelumnya wajah kita di anastesi. Bentuk lukanya kotak-kotak karena sesuai dengan model mesinnya.

Jadi kalau ada yang tanya, bagusan mana? Maka saya akan bilang Laser CO2 namun setelah itu ada lagi yang bertanya murah mana diantara keduanya? Maka saya akan jawab Dermapen agak lebih murah sedikit. Dan ketika ada yang tanya lagi diantara kedua ini yang paling efektif dan sakit, maka saya hanya bisa menjawab mending di coba saja daripada kebanyakan nanya. *Mendadak Jutek*

Dan setelah itu saya akhirnya membongkar album di handphone tranformasi saya selama setahun ini treatment di Klinik Dr. Ayu, Arayu. Buka apa-apa juga, karena sudah banyak orang yang menegur bahwa ada perubahan setelah saya melakukan treatment.

Ini foto saya ketika berada di Jakarta, kelihatan kan kalau cerahnya sinar mentari tak sebanding dengan wajahku yang saat itu menurut saya asli super gak nyante banget kan? hiks..hiks.. sampai gak berani posting foto ini.

Terus di foto kedua ini, saya saat pertama kali melakukan Dermapen. Yang merah-merah itu memang wajah saja bukan hasil editan.

Foto ketiga menunjukan saat saya selesai Laser CO2 dengan wajah yang bengkak gitu. Udah pipi yang chubby tambah lagi bengkaknya. Ammpun deh yah, rasanya kok gini banget kalau mau cantik.

Dan foto keempat adalah hari keempat saya melakukan Dermapen lagi. Kelihatan hitam kan dan tentunya ketika di pegang rasanya kasar dan kering. Tapi di bantu dengan krim yang diberikan oleh Dr. Ayu membantu cepat prosesnya.

Dan terkahir ini adalah transformasinya saya setelah melakukan 3 treatment tersebut. Kelihatan kan hasilnya?

Namanya juga mau cantik, ya memang harus kayak gini. Bahkan harus menyediakan waktu, karena sekali berkunjung bisa sampai 4-5 jam kalau kalian berada di urutan 1-20 karena saya sendiri jujur sampai 7 jam dengan antrian nomor antrian ke 29. Gak kebayang deh capeknya Dokter yang menghadapi pasien yang 100an lebih.

Tapi kalau hasilnya sudah signifikan begini membuat saya menjadi jauh lebih pede daripada sebelumnya. Walaupun as always Confidence.

Monday, 1 October 2018

Review : Laser CO2 di Dr. Ayu


Pas tanggal 25 September, saya datang ke Arayu Clinic Makassar untuk konsultasi sama Dr. Ayu tentunya. Terhitung dari terakhir kali ke sini sekitar 3 bulan yang lalu menjelang lebaran. Niat awal cuma ingin peeling korea seperti sebelumnya karena kulit wajahku cukup gelap karena habis main di panas-panasan selama 2 minggu ini. Tapi sama Dr. Ayu disarankan untuk melakukan CO2 Laser.

Sebelumnya saya pernah CO2 Laser Kusuma Beauty Lab Makassar dengan hasil yang kurang memuaskan ditambah waktu itu agak berbeda dengan yang sekarang saya lakukan di Arayu Clinic Makassar. Mesin yang digunakan juga hampir sama.
Pertama yang dilakukan seperti biasa, wajah dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian saya minta untuk di totok dulu wajah saya biar agak segeran. Baru setelah itu di kasih krim anastesi. Waktu untuk anastesi sekitar 30menit, tapi karena Dr. Ayu banyak pasiennya saya membutuhkan waktu sekitar 1 jam. 

Setelah itu, saya dipakaikan kacamata untuk menghindari sinar laser. Pengerjannya cuma sebentar saja sekitar 5 menitan dan kemudian di kasih alat seperti infra red sekitar 5 menitan juga. Hasilnya muka saya merah, dan ada bekas seperti kotak-kotak gitu deh. 

Hari pertama setelah itu masih memerah, sampai orang kantorpun bertanya muka saya kenapa. Beginilah kalau mau cantik, ada pengorbanan dikit. Dan hari itupun saya mesti ketemu banyak orang. Dan notice emang muka keliatan bengkak. hahahahaha..

Saturday, 9 June 2018

Review : Derma Pen di Klinik Dr. Ayu


Setelah hampir 2 bulan absen treatment karena biasanya di sarankan untuk Peeling Korea dalam yang bikin kulit gosong dulu dan terkelupasnya super tebel. Sebenarnya after dari perawatan itu kulit terasa bersih banget dan keliatan glowing, cuma karena prosesnya bisa 7-10 hari rasanya terlalu lama apalagi untuk saya orang yang kantoran ini.

Jadi pas datang ke sana karena jerawat juga sudah tidak ada tinggal bekas saja jadinya disarankan untuk Derma Pen. Fungsi derma pen ini untuk mengangkat bopeng dengan membuat kulit terluka. Rasanya tidak sakit sama sekali, mungkin ini juga kareba di pakaikan krim anastesi selama hampir 2 jam. Sebenarnya cuma 20menit tapi baru dapat giliran antri ketemu dokternya. Tau sendiri Dr.Ayu pasiennya gak pernah nyante. 
Proses di Derma Pen tidak terlalu lama, sekitar 10 menitan dan muka jelas keluar darah. Horor banget gak tuh. Oh iya sebelum mulai dipakaikan sejenis serum. Baru deh kemudian di Derma Pen.
Muka gak boleh di cuci sampai besok, kebayang muka mulai gatel karena bekas darah juga dan lengket jadinya. Pas pulang di kasih serum juga untuk membantu proses pengelupasan.

Hasil akhirnya bakal saya ulas nantinya. 

Tuesday, 8 May 2018

Review : Cobain Obat Minum Arayu Aesthetic



Perawatan emang harus dari luar dan dari  dalam juga supaya hasilnya maksimal. Sama halnya dengan memberantas jerawat ini, perawatan dari luar seperti facial, masker, iode, sampai peeling masih belum cukup dan masih harus minum obat juga.


Ini bukan pertama kalinya untuk minum obat, sebelumnya dari Erha sudah pernah minum suplemen Zinc dan juga Isotret. Dikarenakan pindah klinik jadinya beli obat dengan fungsi sejenisnya. Saya beli obatnya 15 biji dulu mengetahui reaksinya sejauh mana. Dan hasilnya adalah? Timbul jerawat juga, karena di catatan obatnya ini bakal ada jerawat tapi jangan di hentikan karena itu proses dan karena saya males dengan jerawat-jerawat yang timbul tenggelam jadinya saya hentikan saja dan memilih untuk pakai krim saja.







Saturday, 10 March 2018

Korea Peeling di Arayu Aesthetic Clinic

Kunjungan kedua di Arayu Aesthetic Clinic ini saya akan melakukan peeling. Menurut Dr. Kiki (Dokter Pengganti Dr. Ayu) saya masih halus melakukan chemical peeling kembali, cuma karena saya merasa tidak ada perubahan signifikan sehingga saya meminta untuk melakukan Korean Peeling ini, malah mau yang American Peeling tapi masih belum di sarankan dokter. Ok daripada tidak, jadinya saya melakukan peeling ini.

Cara peelingnya seperti pada umumnya, di pakaikan 3 layer di wajah sembari wajah kayak kesengat perih-perih gimana gitu dan kena kipas akhirnya selesai lah perawatan itu. Dokterpun sudah memberi tahu nanti akan terkelupas wajah di hari ke-3 dan paling lama seminggu prosesnya. Ya so far sama seperti di tempat lainnya yang pernah saya kunjungi.
Berikut prosesnya saya jabarkan.
Hari pertama, muka keliatan kusam walaupun udah pakai bedak. Terlebih daerah kening keliatan kering seperti orang keriput modelnya. Tapi masih belum terkelupas.

Hari kedua, masih sama keringnya tapi di bagian dagu sudah terkelupas itupun pas di jalan di mall baru terkelupas. Padahal di rumah belum ada tanda-tanda bakal terkelupas. Alhasil di mall wajah kayak aneh gitu deh. Yang bagian hitam itu adalah jerawat yang matang karena proses froasting (kena obat peeling) dan jangan di paksa dikupas karena nanti hasilnya bekas jerawat itu jadi merah. Jadi mendingan terkupas dengan sendirinya.

Hari ketiga, di dagu masih terkelupas dan lebih lebar lagi areanya terkelupasnya. Nah ini mulai kelihatan terkelupas kayak kulit salak itu. Gemes kan?


Hari keempat, dimana itu hari kerja, muka lagi senang-senangnya terkelupas, baik yang di pipi, dagu, dan kening. Sampai-sampai orang di kantor gemes pengen ngeletekin. Emangnya ini salah cyiiin?
Hari kelima, masih terkelupas tapi dengan bantuan muka yang lagi basah dan pakai toner yang lebih oily jadinya yang dikit-dikit terkelupas bisa di hilangkan.

Hari keenam, nekat pergi berenang ya walaupun sudah tidak banyak yang terkelupas. Walaupun sempat worry karena kandungan air kaporitnya itu tapi biasa aja kok karena kolamnya tidak ada bau kaporit sama sekali apa kandungannya sedikit kurang paham juga sih. Seenggaknya tidak bikin parah.

Hari ketujuh, muka udah bebas dari yang namanya terkelupas dan puas sama hasilnya. Dan catatan buat kami yang mo korean peeling harus benar-benar sisa bekasnya saja.

Hari kedelapan, datang lagi buat chemical peeling.

"Update dari Korea Peeling : Biasanya memang lebih disuruh chemical peeling, mungkin karena Korea Peeling ini membuat wajah kita jadi terkelupas yang super gak nyante dan wajah pasti menghitam. Sedangkan chemical peeling lebih halus terkelupasnya. Sekian Update terbarunya"


Saturday, 24 February 2018

Arayu Aesthetic Clinic


Pertama kali ke sini mudah banget di dapatnya, apalagi pas masuk ke dalam bakal terasa suasana pink. Gak sampe disitu aja, di lantai 2 tempat pasien di treatment pun, spreinya juga motif bunga pink. Kayaknya yang punya klinik ini Dr. Ayu Hanafi suka sama warna yang satu ini.

Pas baru masuk daftar dulu di meja depan karena member baru wajib pinjemin KTP. Sembari menunggu, liat-liat buku treatmennya apa aja. Setelah selesai daftar, masuk ke ruang dokter dan kebetulan yang ada dokter penggantinya. Untuk urusan dokter kecantikan udah gak perlu di tanyain lagi lah pengalamanku. Tanya sana sini ama dokter, jadinya sekarang fokus ke bekas jerawat dulu. Awalnya pengen maksa langsung peeling yang super terkelupas itu tapi sama dokter disarankan untuk yang dosis rendah dulu dan pastinya buat kulitku bakal gak ngefek sih tapi setidaknya setelah itu bakal di evaluasi bagusnya peeling apa nantinya.



Abis itu langsung deh ke lantai dua untuk mulai treatment. Proses pakai peeling pun tidak lama sih sama seperti di klinik sebelumnya. Oh iya bedanya peeling disini itu gak perlu anastesi seperti di Erha. Jadi pastinya gak bakal makan waktu lama. Sama bedanya setelah di peeling bakal di kompres muka pakai cairan NaCl yang di masukin ke dalam kulkas karena berasa dingin banget terusnya di facial. Kebetulan ada komedo jadi sekalian deh di bersihin. Setelah selesai bakal di kasih krim anti biotik dan biarkan selama 2 jam baru deh bisa cuci muka.

Hari pertama setelahitu, muncul jerawat padahal kata mbaknya kalau pakai krim anti biotik bakalan mencegah tapi nyatanya ada. Muka terkelupas? Gak sih. Cuma muka udah redness sebelumnya makin merah aja.
Untuk hasil selanjutnya bakal saya update dalam kunjungan kedua. Untuk lokasinya sangat mudah, kalau dari arah lampu merah veteran ada di sebelah kanan jalan pas setelah alfa mart sedangkan untuk dari arah pettarani setelah Hotel Celebes pas di sebelah kanan jalan.