Skip to main content

Review : Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum



Saat ke Bali kemarin saya sudah menetapkan agenda untuk mampir mengunjungi Sensatia Botanicals yang menurut saya sangat terkenal banget karena mengusung tema produk dari bahan-bahan alami mirip dengan The Body Shop. Malam itu setelah saya dari The Keranjang saya menyempatkan ke Sensatia Botanicals yang ada di Papaya Fresh Galeri dengan alamat Jl. Merta Nadi, Kuta. Store nya tidak begitu besar menurut saya tapi cukup lengkap pilihannya.

Sebelum saya pun menanyakan ke SPB serum yang cocok dengan kondisi kulit saya yang cenderung kering dan sensitif dan jatuhlah pilihan ke Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum dengan ingridients lidah buaya yang membantu memulihkan dan mengurangi peradangan pada kulit, teh hijau yang berfungsi sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas dan kakadu plum organik yang merupakan salah satu sumber vitamin C tertinggi di dunia. (Sumber : Web Sensatia Botanicals)


Saya menggunakan Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum sudah lebih dari 6 Minggu, sebelumnya saya akan memberitahukan hal-hal yang bisa jadi referensi kalian untuk memutuskan menggunakan produk ini.

Klaim dari Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum 

  • Kulit sensitif terasa lebih tenang dengan pelembab ringan yang di desain untuk melindungi dan menutrisi.
  • memberikan dasar yang menghidrasi.
  • menutrisi dengan vitamin dan antioksidan yang terkandung serta membantu menenangkan dan melindungi kulit. 
Tapi sejujurnya saya tidak begitu merasakan manfaat yang heboh di kulit saya, padahal biasanya dengan pemakaian teratur minimal dalam 4 minggu akan menunjukan tanda-tanda kulit saya akan mengalami perubahan lebih baik dari segi tekstur ataupun tingkat kecerahan dikarenakan mengandung vitamin C dan sampai habispun tidak ada efek yang membuat saya ingin repurchase.

Kemasan Hingga Tekstur dari Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum

Dari segi kemasan yang friendly buat di bawa traveling karena terbuat dari botol plastik yang berwarna coklat sehingga tidak takut untuk pecah. Tidak seperti serum pada umumnya yang teksturnya lebih cair dan berwarna bening, sedangkan pada Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum teksturnya lebih creamy dan warnanya juga kuning. Tapi so far tidak mengganggu saat kita mengaplikasikan ke wajah apalagi warna kulit kita berubah jadi  kuning aneh gitu. Bagusnya cepat mengerap ke kulit dan kering. Jadi buat yang buru-buru make-up pun ini cukup membantu.

Harga Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum

Untuk ukuran sebuah serum sih menurut saya tidak begitu mahal karena cuma Rp. 180.000,- dengan kemasan 60ml yang bisa kalian pakai sekitar 3 bulanan bahkan lebih seperti saya bisa sampai 5 bulan lho. Masih sangat terjangkau.

Sekian review saya tentang Sensatia Botanicals Unscented Sensitive Facial C-Serum. Nanti kalau ada update terbaru segera aku buat lagi deh. Semoga membantu


Comments

  1. Biasanya yang berbahan "alami" memang lama reaksinya kak. Minimal pemakaian 3 bulan dan harus rutin. Duh mau ta juga ke storenya gank Sensatia Botanicals

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih kak emang saking lamanya bete juga hahahahaha. Cuss lah kak ke gerainya langsung

      Delete

Post a comment

Popular posts from this blog

Korea Peeling di Arayu Aesthetic Clinic

Kunjungan kedua di Arayu Aesthetic Clinic ini saya akan melakukan peeling. Menurut Dr. Kiki (Dokter Pengganti Dr. Ayu) saya masih halus melakukan chemical peeling kembali, cuma karena saya merasa tidak ada perubahan signifikan sehingga saya meminta untuk melakukan Korean Peeling ini, malah mau yang American Peeling tapi masih belum di sarankan dokter. Ok daripada tidak, jadinya saya melakukan peeling ini. Terupdate 2020 : Balik Perawatan Lagi di Arayu Klinik Cara peelingnya seperti pada umumnya, di pakaikan 3 layer di wajah sembari wajah kayak kesengat perih-perih gimana gitu dan kena kipas akhirnya selesai lah perawatan itu. Dokterpun sudah memberi tahu nanti akan terkelupas wajah di hari ke-3 dan paling lama seminggu prosesnya. Ya so far sama seperti di tempat lainnya yang pernah saya kunjungi. Berikut prosesnya saya jabarkan. Review CO2 Laser di Dr. Ayu   Hari pertama, muka keliatan kusam walaupun udah pakai bedak. Terlebih daerah kening keliatan kering seperti orang k

Review Acne Scar Treatment Selama di Arayu Aesthetic Clinic Makassar

Setelah tahun lalu terakhir saya melakukan perawatan berupa Laser CO2, dan tahun ini dimulai dengan Dermapen. maka saya akan mereview selama melakukan treatment Acne Scar di Klinik Arayu. Totally sudah 3 kali saya melakukan treatment dengan rincian 2 kali untuk Dermapen dan 1 kali untuk Laser CO2. Perbedaan dari Dermapen adalah kulit wajah kita akan dilukai menggunakan alat yang menyerupai pulpen dengan isi jarum dan bekas lukanya berupa bintik-bintik yang dihasilkan dari jarumnya itu. Rasanya seperti apa? Biasa saja apalagi kita telah di anastesi. Hanya yang agak mengganggu wajah kita mengeluarkan darah dan harus menunggu keesokan harinya baru di bilas maka akan terasa gatal dan juga sedikit perih setelah anastesi hilang. Tapi itu cuma beberapa jam saja. Yang pasti wajah menjadi merah. Fungsi dermapen ini adalah membentuk jaringan baru dengan cara di lukai. Sedangkan Laser CO2, adalah laser yang merangsang kolagen rasanya juga cuma cekit-cekit saja apalagi sebelumnya wajah ki

Review : Obat Sakit Gigi Cap Burung Kakaktua

Nanya kedua orang yang terpecaya hanya untuk tanya obat sakit gigi apa dan keduanya merekomendasikan Obat Sakit Gigi Cap Burung Kakaktua ini. Baunya? Jangan di tanya deh. Semriwing gimana gitu deh. Dan kalau kita agak tekan akan merasakan rasa cukup pedes gitu. Dan mengingatkan saya pada obat yang pernah di kasih dokter pada saat di tambal dulu. Entah lah. Cara pakainya cukup mudah, cukup kita menaruh kapas yang sudah di kasihkan minyak ke gigi berlubang dan diamkan selama 5 menit. Kalau di rasa perlu, tinggal di ulangi saja. Apakah bekerja? Di gigi saya ini bekerja sih walaupun 2x penggunaan baru merasa enakan. Cuma yang di akar gigi masih berasa cenat cenut. So far saya merasa kurang nendang dengan produk ini. Yang sudah coba produk ini, kasih komentar dong. Reaksinya seperti apa?