Monday, 17 July 2017

Breakfast Gratis di Swiss-Bellinn Panakukkang Makassar

Corner Kue Tradisional
Korner Kornet
Kalau mau sesuai judulnya, memang harus memanfaatkan momen penting. Percaya deh. Beberapa saat yang lalu,teman saya nginap disini dan ada yang akan di bicarakan maka sekalian saya ikut breakfast gratis di Swiss-bellInn Panakukkang Makassar.

Restaurant

Korner Makanan
Untuk masuk ke restaurant harus menggunakan card a.k.a kunci kamar yang di tempelkan ke mesin sama seperti ke depan pintu tol. Restaurantnya terbagi atas 2 area, indoor ataupun outdoor cukup besar untuk sekelas bintang 3.  Menu pilihannya cukup lengkap, ditambahnya banyak kue terlebih kue tradisional.


Korner Roti
Korner Roti
Karena saya datangnya sangat terlambat jadinya cuma yang tersisa saja yang bisa saya potret. Yang kurang memuaskan mungkin lebih ke dimsumnya yang rada keras dan roti tawarnya juga yang mungkin bisa di simpan dalam wadah sehingga tidak di taruh di tempat terbuka. Yang bikin pengen nambah adalah irisan dagingnya yang enak, menurut saya lho yah ini. Terus pelayannya cukup sigap ketika kita meminta dibawakan minum atau makanan. Dan yang juaranya menurutku lagi lho ini yah,kue-kuenya sampai nambah 2x.
Meja Makan
Menu Sarapanku
Sekian review saya tentang makanan di Swiss-bellInn Panakukkang Hotel Makassar. 

Nb : komentar saya real, tidak sedang di sponsori.

Friday, 12 May 2017

Mercure Jakarta Cikini Hotel

kolam renang
Hotel yang terletak di Jl. Raya Cikini Jakarta Pusat ini berkonsep bisnis dan masuk dalam Accor Grup. Pasti pada taukan Accor grup itu bisnis hotelnya merajalela, menurut yang saya baca ada 700 hotel yang tersebar di seluruh dunia.

Sarapan Ronde Pertama
Pertama kali masuk disini langsung tercium aromatherapy yang bikin kita lebih segar dan tenang pembawaannya walaupun agak sedikit under estimate sama tampilan luarnya. Ukuran kamar Superior, kebetulan saya milih itu cukup untuk saya yang nginap seorang diri. Ada sofa kecil yang bisa dipakai santai saat nonton, cermin yang unik di gantung menggunakan untaian bambu kesannya tidak monoton seperti hotel lainnya. Malam harinya disekitar sini cukup ramai dengan banyak makanan jadi kalau lapar tengah malam gak takut mati kelaparan hahaahaha. 

Numpang Eksis di Kolam Baby
Keesokan paginya sayapun pergi berenang di lantai 8 yang ada bar nya juga, khusus bar ada di malam hari. Karena saya ke sana baru jam 06.30 jadi berenangnya sendiri, ahhh serasa saya yang punya kolam. Capek berenang saya memutuskan untuk sarapan di daerah lobby.

Bar di Rooftop
Menu yang di tawarkan variatif, mulai dari Nasi Goreng, Nasi Putih, Nasi Kuning, Pasta, Roti, Aneka Rebusan, Dimsum, Manisan sampai yang terunik ada Jamunya. Ya saya pikir ini konsep baru, ditambah ini ada di Jakarta mungkin lebih identik dengan Bir Pletok. Di depan pintu restaurant si ibuk yang buat jamu sudah menanyakan mau minum kunyit asam atau beras kencur. Ahhhh senangnya baru kali ini ada hotel yang konsepnya kayak gini yang pernah saya tempati nginap. Selama ini lebih ke sereal atau aneka jus aja yang ada.

fasilitas hotel
Overall suka sama pelayanannya juga, sayang cuma sehari jadi belum sempat Pijat sensation nya. Next kalau ke Jakarta, mau ke sini.

fasilitas hotel

Sunday, 30 April 2017

Monthly Favourite April


Tahun ini kayaknya lagi senang banget sama yang glossy deh lipstiknya setelah tahun kemarin ngebahas matte lipstick.

Sebenarnya sudah kepengen beli lipstik dari awal tahun, cuma mengingat lipstik yang lain belum habis kepake jadinya masih menunggu dan karena menunggu itu tidak enak akhirnya langsung beli 3 lipstik dan jadi favoritku di bulan april ini.

Jadi yang pertama itu suka sama lipstik sari ayu yang DLC K-05 warna pink warma dan DLC K-07 warna orange bata. Lipstik ini udah ada dari setahun yang lalu, karena sering merasa underestimate sama produk lokal dulu yah akhirnya gak beli. Terus iseng ke konterny yang ada di matahari langsung lah beli karena wanginya itu wangi permen kayak cuma pakai lipgloss biasa aja terus ada versi matte nya juga sih. Jadi kalau bosen pakai yang versi glosy nya bisa pakai matte nya atau sebaliknya. Sejauh ini 2 versi ini nyaman banget di pakai di bibir, sekalipun tulisannya matte tidak bikin bibir kering dan pastinya mencover warna bibir. Cuma perlu sekali swatch ke bibir udah deh langsung jalan tidak pakai ribet.

Terus yang kedua beli merk catrice. Beauty Vlog sudah banyak bahas juga sih tentang produk ini, dan yang paling ngepas di saya warna ini tampilannya lebih fresh di wajahku dan juga sifatnya yang glossy jadi tinggal pakai ini keluar rumah cukup banget buat saya. Aromanya juga kayak permen. Jadi nyaman-nyaman aja di pakai. Cuma ya tetap aja kalau habis makan harus touch up, tapi tidak jadi masalah sih karena gunanya di beli kan untuk di habisin. Ya kan?

Buat kamu yang punya rekomendasi lipstik glossy kasih tau dong.

Balik Erha? Ke Erha Lagi?

Ok fix pengen buat pernyataan yang spektakuler kenapa balik ke sini lagi. Yah di tahun ini saya sudah 2x konsultasi ke sini, padahal sebelumnya sudah nyaman untuk memutuskan ganti produk. Honestly, ke sini karena muncul jerawat lagi dan sudah males coba-coba produk lain jadilah lebih baik ke dokter yang sudah jelas ngasih resep ditambah lagi kalau pakai produk yang di jual di drugstore sudah tak mempan. 

Kenapa jerawatan lagi? Itu pasti pertanyaan kalian deh yang sudah ngikutin dari awal cerita lampau. Jadi kemarin karena merasa sudah kulit Ok malah pakai produk yang base nya memang seperti foundation dan karena cara membersihkannya gak optimals pastinya menyebabkan yang pertama komedo kemudian jadilah jerawat. Mungkin bagi wajah kalian pakai 1-2x pembersih itu sudah cukup tapi ternyata buatku tidak. Dan cara membersihkanku sepertinya memang rada asal dan alhasil jerawat. 

Nah karena sudah kepalang basah dengan banyak yang nanyain mukaku kek bentol gitu dan nyaranin ke dokter akhirnya mutusin buat ke Erha aja toh sudah kenal sama dokternya dan udah tau manjurnya kayak apa. Kalau masalah ketergantungan yang kata orang, buatku tidak 100% benar selama kita merasa tidak ada masalah ya tidak perlu kembali. 

Jadi yang di reseppun seperti awal kembali waktu pertama kali konsul itu tapi ini obat minumnya Issotred (Vitamin A Dosis Tinggi) yang katanya bikin kulit kering tapi syukur di aku gak ngefek baik di kulit apalagi di bibir. Dalam sebulan muka sudah halus dan tidak ada jerawat lagi kalaupun ada, di kasih krim AST (totol jerawat) dalam 3hari sudah ilang. Nah buat bekasnya kemarin disarankan buat peeling, tapi lebih milih pakai produk body shop yang drop of youth liquid peel. 

Jadi buat yang punya masalah jerawat sudah pakai krim ini itu sebaiknya ke dokter saja, konsultasi. Kita pun bisa milih apa aja yang mau kita ambil, sebagai saran kalau baru pertama kali mending ambil semua. Kalau sudah mulai redaan boleh deh milih yang mana, dan konsultasi ke dokter. Finally untuk kunjungan kedua aku udah gak pake tonernya dan ganti pakai Simply Remover (SC) yang bahannya aloevera terasa lebih halus dan keangkat sih sisa krim yang aku pakai.

Review : The Body Shop Drops of Youth Liquid Peel

Penggunaan Pertama
Asli pertama kali tertarik beli ini seperti biasa kena racun dari beauty vlog. Tapi sebelum memutuskan benar-benar membeli ini pengen mastiin ini produk asli berfungsi sebagaimana mestinya, pada tau sendiri harga produk The Body Shop ini sedikit lebih mahal daripada yang lain tapi wajar lah yah karena memang semua produknya alami, no animal testing. 

Drops of Youth Liquid Peel
Pertama kali ke counter The Body Shop yang ada di Matahari terus cobain ke tangan, ternyata benaran ngefek lho. Pas di cobain ke punggung tangan yang keliatannya biasa aja, terus di usap-usap keluarlah itu daki yang awalnya memang berwarna putih semakin di gosok semakin item lah. Yang saya rasain memang lebih cerah, ini dikarenakan saya memang sering menggunakan hand cream juga. Jadi pas lah dan akhirnya beli lah Drops of Youth Liquid Peel. 

Sebagai exfoliant liquid  dengan 3 stem cells seperti : edelweiss from the italian alps, sea holly & criste marine from the Britanny coast menurutku ini lebih aman ketimbang kita melakukan peeling yang biasa di lakukan di klinik kecantikan karena tidak membuat efek terkelupas dan bisa digunakan 3x dalam seminggu. Aman buat aku yang juga yang lagi ada bekas jerawatnya dan pastinya lebih hemat karena dengan harga segitu kita bisa berbulan-bulan menggunakannya. Ini saya masuk bulan ke-3 masih 1/4 nya. Jdi kemungkinan bisa pakai kurang lebih setahun. 

aturan pakai
Cara pakainya : cukup ambil 2-3 pump terus oles ke seluruh wajah sampai leher diamkan beberapa saat dan pijat secara menyeluruh hingga keluar dakinya. Kemudian saya bilas menggunakan air dingin dan pakai facial wash karena setelah itu saya akan menggunakan krim malam / krim pagi.
Hasilnya : kulit terasa lebih halus, kenyal terasa lebih muda dan pastinya bekas jerawat mulai memudar. Love it this product. 

Purchase : recomended banget 

Sunday, 19 February 2017

Review Acnes Sealing Jell

Lagi-lagi timbul jerawat yang merajalela bikin galau soalnya sampai ke jenong gitu padahal sebelumnya gak pernah gitu. Edisi super galau, terus langsung cari-cari deh obat totol jerawat di Drug store yang katanya recomended ya series Acnes ini tapi karena stok lagi kosong akhirnya mampir swalayan malah ada. Hehehehe rejeki anak sholehah.
Ok setelah sampai dirumah penasaran sama ini produk secara udah gedeg dengan jerawat yang merusak kecantikan paripurna ahh rapat kali yah paripurna. Langsung cuci muka seperti biasanya terus di applikasikan ke yang ada jerawatnya doang. Inget this product just for the pimples so i can do it. Aromanya ada tapi gak begitu nyengat lah ketimbang obat dokter di klinik kecantikan ku selama ini. Di diemin dulu baru ditinggal tidur. Hasilnya? Gak works. It's ok this the first day i use the product. Sampai hari ketiga tidak menunjukkan hasil yang mumpuni akhirnya gak di pakai lagi. Sayang yah tapi mau bagaimana lagi, sementara di simpan saja dulu. Dan baru ingat sebenarnya kalau sudah pakai obat dokter yang notabene memang racikan pasti beda sama yang di jual pasaran. So i'm hard.
Yang penting sudah cobain ^_^ tapi buat kamu yang belum pernah pakai obat macem-macem di muka mungkin ini bisa jadi solusi terbaik karena kembali lagi apa yang tidak cocok di saya belum tentu kalian seperti itu.

First Time Pakai Kartu BPJS


Sesuai judulnya, jujur memang baru kali ini alias baru pertama kali berobat pakai BPJS. Kok bisa? Karena sebelumnya masih tanggungan ortu jadi berobatnya di dokter yang sudah di tunjuk kantor beliau. 

Pertama kali datang ke klinik agak bingung cara daftarnya karena tempat yang saya datangi kurang besar ketimbang tempat saya berobat sebelumnya tapi kemudian saya melihat di bagian samping yang bertuliskan "Administrasi" akhirnya saya mendaftar, dengan sebelumnya memberikan kartu BPJS yang saya punya tentunya. Kemudian oleh petugas klinik di minta untuk mengisi beberapa data agar sewaktu-waktu dapat melihat riwayat sakit dan obat yang di berikan dokter. Setelah itu saya menunggu antrian karena disini cukup banyak orang datang berkunjung jadi membutuhkan waktu sekitar 10menit untuk bertemu dengan dokter. 

Giliran nama saya di panggil segeralah saya bertemu dokter dan sesi curhat dengan masalah yang di alami, dokternya cukup interest dengan pertanyaan yang saya berikan mengingat dalam hal ini sudah banyak masukan yang saya dapat jadi saya ingin tahu kebenarannya seperti apa. Kemudian setelah di beri resep sayapun keluar dari ruangan dan memberikan ke petugas apotek. Tidak menunggu lama obat saya bisa di ambil dan oleh petugasnya di ingatkan kembali tata cara minum obatnya.

Karena tidak membayar, akhirnya pulang deh. Baru kali ini ke dokter gak pake duit sepeser pun. Hahahaha. Sekian review saya ke klinik BPJS. Ternyata tidak seribet yang saya dengar dari orang-orang di luar sana.