Skip to main content

Review : Floom Space Makassar


Pertama kali tahu Floom Space dari teman sesama blogger yang posting foto disini, dan juga dikarenakan saya lagi ingin suasana kerja yang berbeda saat WFH saya memutuskan untuk coba mampir kesana. Saat itu kebetulan saya diantar teman.

Tampak luar, Floom Space terlihat gaya minimalis modern dengan pajangan yang tidak membuat ruangan jadi sesak bahkan terasa segar juga. Setelah duduk dan menaruh laptop, saya memesan minuman di kasir dan tak lama kemudian pesanan Thai Tea saya datang, dan rasanya pas sesuai harganya dong. Eh tapi hampir sama rasanya yang di sebelah kantor. wkwkwkwk. Beberapa saat kemudian, si gondrong datang deh dan pesan affogato. Tampilannya juga oke punya lah sesuai cafe kekinian dan terasa sangat kopinya. Ya sesuai lah yah.

Suasana nya juga enak apalagi saat masih siang, masih sepi dan juga ngerjain tugas dari kantor disini bikin gak terasa waktunya. Bagusnya lagi disini orang-orangnya gak ribet ngurusin atau ngeliatin kita dengan tatapan aneh.  So far itu sih yang saya rasakan jadi makin nyaman saja sampai gondrong pulang saya masih stay dengan ngerjain tugas sampai jam 6 sore saya merasakan lapar karena seharian belum makan. Sayapun memesan Mie Goreng dan Avocado Coffee perpaduan yang pas, untuk mengisi kembali tenaga saya. Harga makanan dan minumannya juga ramah di kantong apalagi notabene yang datang kesini banyak anak kuliahan dan sekolahan, sayapun diam-diam nyamar jadi anak kuliahan dengan modal laptop di hadapan saya. hahahaha 😆


Sambil makan, sayapun masih mengerjakan tugas dari kantor. Udah seperti apaan jadi budak kerjaan daripada gabut kepala sakit ya kan? Akhirnya setelah pekerjaan selesai dan makanan habis, saya memutuskan untuk pulang. Totally saya sekitar 6 jam berada disini. Itu juga karena semakin ramai, bikin saya agak terganggu. Ya social distancing harus tetap diperhatikan dong kalau ngumpul-ngumpul gini. Benar gak sih? 

Bonus Foto waktu adek nyamar jadi ABG



Comments

Popular posts from this blog

Korea Peeling di Arayu Aesthetic Clinic

Kunjungan kedua di Arayu Aesthetic Clinic ini saya akan melakukan peeling. Menurut Dr. Kiki (Dokter Pengganti Dr. Ayu) saya masih halus melakukan chemical peeling kembali, cuma karena saya merasa tidak ada perubahan signifikan sehingga saya meminta untuk melakukan Korean Peeling ini, malah mau yang American Peeling tapi masih belum di sarankan dokter. Ok daripada tidak, jadinya saya melakukan peeling ini.
Cara peelingnya seperti pada umumnya, di pakaikan 3 layer di wajah sembari wajah kayak kesengat perih-perih gimana gitu dan kena kipas akhirnya selesai lah perawatan itu. Dokterpun sudah memberi tahu nanti akan terkelupas wajah di hari ke-3 dan paling lama seminggu prosesnya. Ya so far sama seperti di tempat lainnya yang pernah saya kunjungi. Berikut prosesnya saya jabarkan.
Review CO2 Laser di Dr. Ayu 
Hari pertama, muka keliatan kusam walaupun udah pakai bedak. Terlebih daerah kening keliatan kering seperti orang keriput modelnya. Tapi masih belum terkelupas.
Hari kedua, masih sama k…

Review Acne Scar Treatment Selama di Arayu Aesthetic Clinic Makassar

Setelah tahun lalu terakhir saya melakukan perawatan berupa Laser CO2, dan tahun ini dimulai dengan Dermapen. maka saya akan mereview selama melakukan treatment Acne Scar di Klinik Arayu. Totally sudah 3 kali saya melakukan treatment dengan rincian 2 kali untuk Dermapen dan 1 kali untuk Laser CO2.

Perbedaan dari Dermapen adalah kulit wajah kita akan dilukai menggunakan alat yang menyerupai pulpen dengan isi jarum dan bekas lukanya berupa bintik-bintik yang dihasilkan dari jarumnya itu. Rasanya seperti apa? Biasa saja apalagi kita telah di anastesi. Hanya yang agak mengganggu wajah kita mengeluarkan darah dan harus menunggu keesokan harinya baru di bilas maka akan terasa gatal dan juga sedikit perih setelah anastesi hilang. Tapi itu cuma beberapa jam saja. Yang pasti wajah menjadi merah. Fungsi dermapen ini adalah membentuk jaringan baru dengan cara di lukai.

Sedangkan Laser CO2, adalah laser yang merangsang kolagen rasanya juga cuma cekit-cekit saja apalagi sebelumnya wajah kita di …

Review : Xi Xiu Lovely Matte Warm Peach

Satu lagi lipstik yang harganya super murah meriah karena cuma 17K saja. Bentuk lipstiknya sama seperti stick lipstick lainnya. Dengan warna putih mutiara, kelihatan ekslusif dengan tampilannya. Warna yang saya gunakan Warm Peach, tapi sayangnya tidak cocok untuk cold tone saya. Jadinya gak bakal beli. Teksturnya juga cukup creamy dan kesan matte nya sesuai namanya malah saya tidak dapat.