Saturday, 23 March 2019

Budget Solo Traveling ke Malaysia





Ketika akan bepergian pasti kita menyiapkan dana yang cukup selama kita berada disana. Besar kecilnya dana tergantung kegiatan apa yang akan di lakukan begitu tiba di tempat tujuan. Saya pun waktu ke Malaysia kemarin sempat bertanya ke teman mengenai dana yang dibawa malah bilang bawa saja Rp. 500.000 atau kalau di Ringgit-kan menjadi sekitar RM.140 tapi teman saya sendiri yang tinggal di Malaysia lebih menyarankan untuk membawa Rp. 2.000.000 juta atau sekitar RM. 450 dan saya hanya bisa ketawa terkekeh-kekeh saat di hubungi sama dia seperti percakapan kami 

👨 : Kamu spent Rp. 2.000.000 kalau kamu ke sini biar ada apa-apa dan tidak ada ATM / Money Changer kamu masih bisa bayar pakai uang tunai. Dan balasan saya cukup bikin dia agak kesel

👧 : Ogaaah deh orang ada kamu ini yang bisa dihubungi kalau kurang duit. hahahaha

Tapi nyatanya itu tidak sampai terjadi seperti percakapan kami. Saya membawa sekitar RM. 250 saja dengan catatan hotel sudah terbayarkan dan tempat masuk yang saya kunjungi juga sudah saya beli sebelumnya. Kecuali deposit untuk hotel tentunya harus di bayarkan ketika akan check-in dan ada biaya pajak sebesar RM.10/malam itu juga saya masih merasa aman.


Mengenai kendaraan sebenarnya di Malaysia itu cukup murah asal tau rute-rute dari bus Go KL yang Gratis atau Rapid KL yang kalian bayar RM.1,- saja setiap kali naik. Tapi waktu itu saya terlambat bangun dan akan mengikuti tour menaiki Hop On Hop Off yang mulainya di Kiosk Bukit Bintang atau depan Sungei Wang Plaza maka saya naik Grab dan membayar RM. 7,- tapi pas pulang ke hotel karena saya sudah canggih, ceile secanggih itukah? maka saya akan berjalan kaki ke Suria KLCC terlebih dahulu dan menaiki Bus 302 dan sampailah saya di daerah Chowkit tempat saya menginap dan berjalan sedikit sekitar 200meter maka tiba di penginapan. Untuk pengantaran ke Bandara dari daerah Chowkit sekitar RM.65


Lain lagi tentang makanan, karena disini mayoritas penduduknya muslim tentu mudah sekali menemukan makanan halal. Sayapun juga tidak mengeluarkan dananya yang banyak untuk makanan, karena tujuan sayapun hanya ingin jalan-jalan bukan wisata kuliner. Jadi hari pertama saya sampai pun langsung diajak makan, jadi duit gak keluar. hahahaha. Pas hari kedua karena saya mainnya di Mall jadi makannya disana saja. Banyak sekali pilihan yang bisa dinikmati mulai dari jajanan yang harganya RM. 2,- saja sampai yang modelnya Restaurant secara ya di Pavilion Mall memang banyak tempat makan jadinya saya memilih untuk makan di McD saja karena pikiran saya saat itu tidak ingin makan yang terlalu heboh dan harga McD sepaket di Makassar ataupun McD Malaysia tidak jauh beda kok paling beda sekitar Rp.5.000,- itupun rasanya gak nyampe deh.

rapidKL- Depan Halte Suria KLCC
Sama satu hal lagi, setiap hari saya juga membeli air mineral untuk mencegah dehidrasi tentunya selama berada dalam perjalanan. Harganya itu sekitar RM.1,5 dan juga roti-rotian sampai harus beli 2x untuk roti croisant yang ada di Sevel karena enak rasanya. Hahaha dan pas di pesawat pulang saya memakannya. Terniat emang beli banyak.

Untuk oleh-oleh tentatif mau mengeluarkan dana berapa karena saya sendiri juga malas bawa banyak barang dikarenakan jadi beli yang ringan-ringan semacam coklat kotakan. Itupun beli gak banyak karena untuk teman dan orang rumah rata-rata coklat harganya RM. 18-20 yang kotakan beda lagi kalau beli milo itu cuma emang saya malas bawa berat jadi bawa ringan tapi harganya gak ringan-ringan juga.


Oh ya selama disana saya gak belanja baju, tas dll padahal niat dalam hati pengen beli saat di Makassar tapi setelah sampai malah hasrat belanja tidak ada. Malah lebih milih belanja masker-masker Freeman yang katanya sebagus itu dan diakui sama Beauty Vlogger Indonesia seperti Suhay Salim dan juga saya membeli Lipstick di Innisfree karena tokonya baru ada di Jakarta juga sama ada di Online Shopping tapi karena saya sendiri susah menemukan warna yang tepat tentunya saya harus mencobanya secara langsung.

Rinciannya Detailnya Kayak Gini :

Makan : RM. 10-15 per sekali makan
Transportasi : Gratis naik GOKL atau naik bus RapidKL RM.1
Hotel : Biaya Check-in RM. 50 (akan dikembalikan saat check uot) dan tiap malam dikenakan biaya tambahan RM.10

9 comments:

  1. Keren mb Icha udah merambah kemana mana.... duh semoga saya ada tugas negara ke sana nih. Aamiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kalah keren dari Bang Day. Di tunggu review juga kalau ke sana ya.

      Delete
  2. Asik juga ni jalan solo dan enjoy Hop on hop off

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebiasaan mba serba sendiri jadinya solo traveling sekaligus nambah-nambah pengalaman. Barangkali bisa ke tempat mba juga nantinya lho.

      Delete
  3. Aaaakkk jadi iriiii hehehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak kita jalan-jalan, tapi semoga nanti aku jadi beneran ke tempat kak Tuteh biar bisa ngopi bareng. Masih nunggu deal nih.

      Delete
  4. Dilihat kisaran dan pengeluaran budget travelling ke Malaysia, mirip dengan pas kita travelling yang agak jauhan dari rumah tinggal kita,ya ..., malah jauh lebih murah dibanding ke lintas pulau di negara kita sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener banget kak. temanku aja mo ke Medan mesti ke Malaysia dulu apa gak lucu gitu. hehehehe.
      Yang penting kita aman juga di negara orang kak ^_^

      Delete
  5. Bisa juga jalan-jalan murah ke Malaysia, asal punya bekal agar bisa beli tiket transportasi, penginapan, dan hal lainnya. Kesannya jalan-jalan ke luar negeri kayak ke luar kota saja. Mungkin karena berdekatan dengan negara kita jadi bisa lebih murah.
    Soal tempat makan, itulah nyamannya mengunjungi negara yang ada muslimnya, makanan halal terjamin. Gak ribet keluyuran cari tempat makan karena sudah jelas.
    Ehm, di Malaysia busnya juga ngingetin kayak bus khusus pelesiran di Bandung, saya jadi pengen coba pelesiran di Bandung naik bus itu, hi hi.

    ReplyDelete