Wednesday, 20 February 2019

Mudahnya Membuat Paspor di Kantor Imigrasi Sulawesi Selatan

Akhirnya Jadi Juga
Kalau ada yang bilang susah membuat paspor, jangan mudah percaya. Biasanya orang kan nakut-nakutin dan tentunya bisa jadi malah mengambil manfaat dari situ. Tapi gak perlu risau ataupun gundah gulana, berikut langkah-langkah yang bisa kalian lakukan dan praktis tentunya pengisian datanya :

Langkah yang harus di lakukan antara lain :

----------------------------------------------------

1. Yang pertama kali harus di lakukan adalah melakukan pendaftaran secara Online di www.imigrasi.co.id karena setiap yang datang kesana tanpa mendaftar pastinya tidak akan dilayani melainkan disarankan untuk langsung mendaftar secara online. Tentunya membuat kita ribet ketika sudah berada di tempat dan akan buru-buru. Pengalaman saya mendaftar 1 Minggu sebelumnya di karenakan menyiapkan datanya membutuhkan waktu dan juga biasanya di Minggu yang sama sudah full kuota ataupun sudah banyak yang mendaftar sehingga akan lama berada di sana, bisa jadi malah setengah hari berada di Kantor Imigrasi.

2. Setelah kita terdaftar maka langkah selanjutnya yaitu memilih lokasi untuk pengurusan paspor. Nah kalau di Makassar ada 2 lokasi yang bisa kalian pilihm yaitu di Jl. Perintis dan di Jl. Alauddin. Setelah memilih lokasi pengurusan, akan ada jadwal yang bisa kamu tentukan sendiri seperti tanggal akan mengurus dan juga waktu pagi hari atau siang hari akan pergi.

Kemudian, akan ada barcode yang muncul dan kamu diharuskan untuk memprint agar di tunjukan ke Petugas Imigrasi  untuk proses pengantrian.

3. Persiapkan data. Untuk kamu yang notabene adalah membuat paspor maka yang persyaratkan untuk membawa 3 item ini:
    a. Kartu Keluarga Asli dan 1 Lembar Foto Copy-an
    b. KTP Asli dan 1 Lembar Foto Copy-an
    c. Akte Kelahiran Asli dan 1 Lembar Foto Copy-an

Untuk perpanjangan paspor cukup membawa Paspor Lama Asli dan juga Kartu Keluarga Asli terkhusus paspor yang di keluarkan pada tahun 2009. Kalau tidak sempat foto copy, jangan khawatir ada tempat ATK di sebelah gedung.

Proses ketika berada di Kantor Imigrasi

---------------------------------------------

Sesampainya di kantor Imigrasi pilihan kamu tentunya, silahkan ambil antrian dahulu ke Satpam yang standby karena mereka sudah mempunyai daftar pembuat paspor. Lalu nanti akan dipanggil serta di periksa kelengkapan berkas,kalau sudah sesuai dan tidak ada yang kurang maka akan di keruangan Foto dan Wawancara. Disini saya mengantri agak cukup lama, sekitar 2 jam karena tiba sekitar jam 09.00
Setelah menunggu dengan perasaan agak tak menentu, gelisah yang tak jelas akhirnya di panggil antrian saya juga.

Begitu selesai wawancara, maka kita akan segera di foto dan membawa pulang seperti resi yang menginformasikan harga pembuatan paspor sebesar 355rb dan juga bank / kantor pos dimana kita bisa membayar. Maka 3 hari setelah pembayaran, paspor dapat di ambil dan di pakai tentunya.

Sekedar informasi nih, prosesnya cuma 3 hari kok setelah pembayaran jadi saya rasa kalau tidak begitu urgent dalam waktu seminggu sebelum berangkat bisa pakai yang reguler saja. Kecuali sudah urgent bisa menghubungi pihak calo yang dikenal. Biayanya bervariasi setahu saya sekitar 500-850rb. Pilih sesuai kebutuhan saja.

Monday, 11 February 2019

Mengenang Masa Indah di bangku SMA


Dapat challenge dari Ainhy Edelweis cerita tentang masa-masa di SMA, sama seperti lagu yang liriknya "masa-masa paling indah adalah masa-masa di sekolah" apalagi itu waktu SMA dimana lagi puber-pubernya aku. Tapi kali ini bukan cerita tentang drama percintaan kok, akan di bahas pada edisi berikutnya saja.

Saat SMA merupakan awal terjadi perombakan akan gejolak gejolak jiwa muda. Dimana kala itu saya baru pertama kali pindah ke kota yang lebih besar, yaitu Makassar. At least lebih besar dan ramai dari Palu, Sulawesi Tengah. Sebelumnya pun saya termasuk cewek yang tomboy. Kalau cuma masalah panjat pagar sekolah ataupun sekedar berantem dengan teman sekolah itu sudah hal biasa banget dan tiba-tiba berubah menjadi feminim.. Ceileeeee.. Setidaknya pas sekolah saya menggunakan high heels. Ada yang bisa tebak saya sekolah dimana? hehehehe

Berikut ini adalah teman-teman sekelas yang menyemarakkan masa remaja ku di SMA dan terdiri atas Mayang orang Bulukumba, Eka dari Pontianak, Dian dari Pomalaa, Sulawesi Tenggara dan  saya sendiri tentunya. 

1. Bolos
Setiap pulang sekolah, kebiasaan kami berempat adalah nongkrong di Cafe Net. Ini merupakan tempat warnet yang populer di sekitar Jl. Pettarani karena termasuk kencang buat browsingnya, lokasinya tepat berada Telkom Pettarani Makassar. Jadi tidak ada alasan untuk lemot jaringannya.

Ada yang ingat pertama kali main di warnet biasanya ngapain? Kalau kalian main mIRC, berarti kita seangkatan atau bisa di atas saya #MenolakTua. Biasanya kalau kami main di Cafe Net sampai lupa waktu, pernah saking serunya main internet sampai di kasih warning sama operator karena sudah waktunya mereka pulang dan kami masih pakai seragam sekolah. Terus tahu-tahu depan pintu kost sudah di sambut sama anaknya Ibu kost yang bertanya saya habis dari mana karena kenapa saya pulangnya malam, maka dengan sedikit berbohong saya mengatakan habis kerja tugas di Cafe Net. Amanlah hari itu.

Lain lagi ceritanya kalau hari Sabtu, tentunya karena merupakan hari bertugas saya membersihkan di kost. Maka pulang dari sekolah saya langsung membersihkan rumah dan mencuci perlengkapan alat masak memasak kemudian dilanjut dengan acara mencuci pakaian. Setelah semua beres maka saya akan segera bergegas untuk bersiap-siap untuk nginap di rumahnya Eka karena kalau di rumahnya kami akan bebas pulang agak malam karena kebiasaan kami sering makan di cafe yang berjejer sepanjang Tanjung Bunga sampai batas Jembatan CCC dan mungkin sekarang kalau di ingat itu cuma seperti warung biasa saja yang mana menu setiap cafe saat itu sama saja, sayangnya sekarang tidak akan menjumpainya dikarenakan sudah dibangun sebuah Rumah Sakit.

Kehidupan remaja saya tidak cuma itu saja, tentunya ada drama bolos dari sekolah juga dong. Ada satu cerita yang masih saya ingat ketika terima raport dan karena raport harus di tanda tangan sama orang tua maka saya pun membawanya ketika pulang ke Palu. Setelah saya serahkan ke Mami untuk di tanda tangan. Dan tiba-tiba sayapun di panggil ke kamar. Beginilah percakapaan saat itu.

Mami : Cha kenapa itu raport mu di tipe-x yang bagian "tanpa keterangan"?
Saya : ooo, itu mam salah guru ku karena ada teman sekelas yang namanya mirip-mirip jadinya tulisnya 18 kali. (Padahal emang kenyataannya seperti itu, 18 kali tidak masuk karena masalah bolos ataupun malas ke sekolah karena telat pergi sekolah saja)
Mami : Nanti mami tanya saja sama Ibu Guru (kebetulan Wakasek kami kenal sama mami).
Saya : ok mam. (Harap-harap cemas)

Setelah kejadian itu saya jarang bolos, takut ketahuan sama mami juga dan mau kenaikan kelas juga jadi lebih agak serius dan juga sudah pemilihan jurusan.

2. Pemilihan Jurusan
Waktu pemilihan jurusan sebuah momok yang agak menakutkan buat saya karena di berikan 2 pilihan antara jurusan Perhotelan ataupun jurusan Usaha Jasa Pariwisata. Disatu sisi guru-guru di perhotelan asyik punya karena mereka memang orang industri dan cara mereka mengajar seperti santai tapi kena banget pelajaran. Sampai pernah ya pas praktek saya bisa hapal semua jenis gelas, piring dan sendok sesuai dengan pemakaiannya. Yang menurut saya itu cukup susah bagi teman-teman lainnya.

Namun karena saya senang lihat para kakak kelas yang melakukan tur maka fix saya memilih ini. Program dari jurusan Usaha Jasa Pariwisata ini antara lain pas kenaikan kelas 2 maka kita akan ada tour ke Bali saat itu ya, terus pas kelas 2 kami melakukan magang di travel agent ataupun airlines yang notabene kantornya itu ada di dalam kota yang biasa disebut kantor kota dan di Bandara. Ini paling favorit kebanyakan, karena jaman-jamannya kita dulu kalau pulang terus ada foto sama artis sudah kayak hal yang wooow banget. Hahahaha dulu bahagia semudah itu. Dan pas kelas 3 kami akan melakukan tour BOSOWA (Bone, Soppeng dan Wajo) dan juga ke Toraja. Berasa kehidupan itu cuma jalan-jalan terus.

Setelah sempat ngobrol sama mami juga maka saya pun mantap memilih jurusan ini. Setiap pemilihan jurusan selalu dilakukan tes yang hasilnya bisa menentukan.

3. PKL (Praktek Kerja Lapangan)
Kalau ini adalah part yang paling suka saya ceritakan. Saat itu saya magang di travel agent, dan karena pekerjanya adalah alumni dari sekolah jadi bawaannya malah lebih tegas bukan malah leha-leha. Dimulai dari angkat telpon pelanggan, cara reservasi dan issue tiket tentunya dan juga cara bersikap ke pelanggan. Secara pelanggan tuh ada yang banyak maunya. Setelah selesai PKL di Travel maka sayapun kembali ke sekolah tapi cuma sekitar 1 minggu sayapun di panggil Kepala Sekolah untuk ikut PKL di Airlines. Senang dong ya karena di percaya untuk bisa kembali ke Industri lagi. Di Airlines memang cuma 1 saja penerbangan yang di kuasai tapi apalah saya dulu bahkan pernah salah issued tiket pesawat dan akhirnya penumpang marah-marah. Galau gak tuh? Tapi syukurnya banyak yang membantu sehingga permasalahan itu terselesaikan. Catatan buat saya mulai saat itu saya menjadi lebih teliti lagi dalam make sure ke pelanggan dan berguna setelah saya benar-benar kerja.

Mau tau cerita tentang Ainhy Edelweis tentang Masa SMA? Kalian bisa baca disini








Lomba Cerdas Cermat di TVRI Sulawesi Selatan


Hi semuanya saya sedang ingin membagikan kegiatan saya di bulan Februari ini menjadi tim hore hore di TVRI Sulawesi Selatan.


Acara yang telah berlangsung itu adalah Acara Cerdas Cermat K3 tingkat Provins dimana kegiatan ini memperingati bulan K3 yang jatuh pada bulan Februari. Nah kantor saya sudah sering mengikuti lomba K3 sejak 4 tahun terakhir dan tahun kemarin kami di percaya untuk penjadi panitia.

Suasana Off Air - Eksis
Jadi kemarin (7/2) begitu sampai di ruangan kerja dan belum sempat melepas penat sejenak dan tiba-tiba langsung di ajak keluar kantor. Padahal sebelumnya saya juga baru tiba dari kantor Imigrasi. Begitu lihat Pak Kepala Cabang sudah ada di depan lobby, maka mau tidak mau saya pun bergegas segera menuju ke lobby dikarenakan juga acara di mulai pada jam 16.00 sedangkan kami jalan tadi sudah jam 15.20.

Tim Juri
Perjalanan memakan waktu sekitar 20 menit dari kantor, dan begitu tiba kami langsung diarahkan  me studio untuk mengambil tempat dan dikasih arahan mengenai aturan sebagai penonton dilarang menyalakan nada dering handphone karena akan mengganggu jalannya acara dan juga diberitahukan yel-yel yang diberikan oleh pembawa acara nantinya dan juga yel-yel dari masing-masing kantor yang di briefing sama koordinato. Berasa kayak penonton bayaran *LOL*. hahahahaha

Kalau di lihat dari TV, Cakep Kan?

Begitu acara sudah On Air, maka para peserta acara Cerdas Cermat pun maju satu per satu mewakili kantornya masing-masing yang terdiri atas 3 Tim yaitu dari PT. Semen Tonasa, PT. CAS dan kantorku tentunya dan memperkenalkan diri dan di iringi oleh tim hore-hore seperti kami yang memeriahkan acara perkenalan.

Babak pertama berupa pilihan jawaban benar atau salah, membuat saya dan teman disamping sempat deg-degan karena tim lawan sempat unggul 200 poin, tapi kantor saya pun bisa menyamai nilainya karena ketika tim lawan salah maka bisa di lempar ke tim lainnya dan pada babak pertama kami menang poin selisih 400poin. 


Bukannya malah makin santai, tapi kami para tim hore-hore makin riuh karena pada babak kedua tim lainnya mulai berkejar-kejaran nilai dan puncaknya pada babak ketiga dimana pada awalnya kami berspekulasi cuma akan ada 15 pertanyaan saja dan bisa di pastikan kami juara tapi setelah sekian lama dengan keriuhan kami para supporter ketiga tim ini merasa ada yang janggal kenapa makin banyak pertanyaan dan ternyata sudah melewati 15 pertanyaan dan menurut informasi ada pertanyaan sekitar 80 yang disiapkan karena mengejar tayang dengan statusiun TVRI di Jakarta dan akhirnya kantor kami keluar sebagai Juara 1. 


Maka kami semakin riuh dan meneriakan kembali yel-yel " K3, Sucofindo Ahlinya". Setelah menerima Hadiah, kami semua menyempat diri untuk berfoto-foto dengan Para Juri dan MC serta peserta dari kantor lainnya.

Semoga tahun depan, kami masih bisa mempertahankan juara 1.

Sunday, 3 February 2019

Cerita Fiksi : Dibalik Cerita Terbelinya Goldenfil 6Kg


Siang itu di meja Resepsionis, terjadi percakapan yang cukup serius antara saya dan sebut saja teman saya ini adalah dince.

Anunya sapa ini dince di bawah kakimu? Sambil tunjuk bungkusan

Oh.. Anunya kak Erni itu. Murahnya lagi di belikan, masa' cuma 55rb baru sudah dapat 1Kg makanya pesan 4Kg. Ujar dince dengan muka serius semacam orang lagi kasih penjelasan ke calon prospek

Astaga murahnya, kita nanti beli juga ya. Tinggal tanya kak Erni saja dimana tempatnya beli ini Goldenfil. Begitu Lanjut Icut


Dan pada keesokan harinya terjadi kehebohan dengan kedatangan Goldenfil pesanan orang kantor yang bernama Ibu Siti. Dia menceritakan kalau temannya menjual Goldenfil ini dengan sangat murah. Saking murahnya kita seruangan yang terdiri atas saya, kak Erni, Eki, Heri, dan Tutun kompak bertanya harganya berapa. Maklum kebanyakan para cewek menilai sesuatu dari harga. 

Dengan entengnya bu Siti berkata, murah kok saya belikan cuma 75rb sudah dapat 2Kg. Ya kalau dibagi 2 berarti harga perkilo cuma 37,5rb/Kg lebih murah daripada punya Kak Erni padahal kemasan, dan isinya sama persis. Akhirnya kami semua memutuskan untuk membelinya per kg sambil mencari pasangan karena memang harus di beli sepaket yang isi kemasannya masing-masing 1Kg.


Karena saya tidak mendapatkan teman, saya putuskan menghubungi Dince di meja Resepsionis untuk ikut berpartisipasi dalam pembelian Goldenfil. 

Maka terjadilah percakapan seperti ini diantara kami berdua.

Diiii, ayo beli Goldenfil murah di tempatnya Ibu Siti. Begitulah ajakan saya kala itu di telpon.

Kemudian Dince membalas kalau di tempatnya nini yang teman kantor kami juga lebih murah harganya, cuma 45rb/kg.

Astagaaaa lebih murah lagi di tempatnya Ibu Siti. Terang saya dengan rasa semangat.

Berapakah harganya? Tanya Dince kembali.

Kembali dengan semangatnya, sayapun menjawab, kalau harganya CUMA 37,5rb/Kg.

Dengan nada kaget, Dince berkata stugeeeet ternyata ada lagi yang lebih murah lagi.

Kalau begitu saya pesan 1 juga. Lanjut Dince cepat

Ceklek... telpon di tutup dan sayapun order Goldenfil sebanyak 6Kg pada akhirnya.


Nb:
1. Jangan remehin cewek, walaupun bukan Sarjana Ekonomi kita paham prinsip jual beli.

2. Semakin murah semakin seru

3. Yang enak itu yang murah terus bagus, apalagi Gratis



Friday, 1 February 2019

Lopis Jajanan Masa Kecilku


Dengan berkembang pesatnya teknologi, salah satunya membuat kita jadi melek akan kehadiran Internet. Dan banyak orang yang memanfaatkan kehadirannya untuk membagi berbagai macam informasi, termasuk berbagi informasi tentang makanan. Mulai dari resep makanan atau bahkan restaurant yang menyajikan hidangan tersebut.

Kalau kalian Tim Cari Resep atau Tim Cari Restaurant? Kalau saya bisa dipastikan jadi Tim Cari Restaurant saja deh, soalnya bakat bukan di masak memasak. Tapi kalau cuma sekedar masak yang ringkas pasti bisa dong, maklum mantan anak kost.

Nah waktu saya pindah ke Makassar, dimana belum secanggih itu untuk browsing dari handphone melainkan harus antri di Warnet dulu dan mulai berselancar di dunia maya dan referensi makanan belum banyak yang ulas, hanya mengandalkan cerita dari mulut ke mulut.

Salah satu makanan favorit saya yang termasuk kategori cemilan adalah Lopis atau bisa disebut juga Cenil. Membuat saya bernostalgia tentang masa kecil ketika berada di Poso dengan makanan jajanan ini. Dulu setiap ikut mami ke Pasar pasti menyempatkan untuk makan Lopis di lorong kecilnya itu. Campuran antara getuk dan lopisnya yang disajikan dengan cairan gula merah serta kelapa parut menambah rasa manis tanpa membuat eneg. 

Sayangnya setelah pindah ke Makassar beberapa tahun pun belum ketemu yang jualan Lopis, sampai pada akhirnya ke rumah teman disajikan Lopis dan saking excitednya tanya ke si tante dimana belinya dan sejak saat itu saya ketika melintasi daerah Pasar Senggol menyempatkan untuk mampir beli untuk sekedar bisa mengenang masa itu.

Cerita tentang makanan favoritmu apa? Ada yang sama kah dengan saya yang suka Lopis?


Ini cerita seru lainnya Kak Ery tentang Kuliner tentunya 
dan baca juga cerita fiksi tentang kuliner dari Ainhy Edelweis 


Wednesday, 23 January 2019

Seberapa Greget Ikut #10YearChallenge

Beberapa hari yang lalu, dalam grup obrolan whatsapp Blogger Makassar tercetus untuk membuat kolaborasi antar sesama blogger dengan mengangkat topik yang sedang di gandrungi, atau topik sepanjang masa seperti tentang tips kecantikan, tips parenting, tips blogging dan lainnya. Saya, kak Eryvia Maronie dan Ainhy Edelweiss membentuk dalam 1 kelompok. Tema yang pertama akan kami bahas tentang  #10yearchallenge.


Tepatnya sekitar 2 minggu terakhir sosial media diramaikan dengan unggahan foto dengan tema #10yearchallenge. Maksud dari #10yearschallenge ini adalah membandingkan diri antara kita yang sekarang dan kita yang dulu yaitu 10 tahun yang lalu langsung ingat lagunya si Tegar ini. hehehehe

Tidak ketinggalan para artis ikut ambil bagian dalam challenge ini termasuk Indra Herlambang yang menurut saya "gokil" dengan captionnya "Makin Tua? Pasti! Makin dewasa? Belum tentu.


Indra Herlambang On #10YearChallenge




















Berbeda dengan para artis yang ikut challenge ini maka Idola saya, Merry Riana tidak ikut berpartisipasi dan tetap konsisten dengan quote yang selalu memberi semangat ke Followersnya.


Postingan Merry Riana




Kalau saya sendiri sudah dipastikan tidak ikutan, soalnya foto tahun 2009 masih di Facebook lama yang kena hack dan pada waktu itu belum berhijab sehingga semakin lengkap alasan untuk tidak ikutan😎.

Menurut kalian penting ikut ini #10yearchallenge? Seberapa gregetnya untuk berpartisipasi? Tergantung dari pribadi masing-masing. Apalagi kalau fotonya menunjukan juga perubahan drastis dari orang tersebut dalam 10 tahun terakhir, mulai dari bentuk badan, wajah, atau bahkan dari segi pekerjaan. Semua yang di tampilkan dalam #10yearchallenge menurut saya cukup menghibur terutama itu orang yang kita idola kan ataupun kawan sendiri.
Dengan mengikuti #10yearchallenge ini menurut saya membuat kita kembali mengenang yang telah terjadi dalam 10 tahun terakhir dan yang telah kita capai seperti prestasi. Hal ini lebih menarik buat saya dan layak dibagi kisahnya.

Menurut kak Eryvia Maronie, 10yearchallenge seperti ini
dan Menurut Ainhy Edelweiss, 10yearchallenge seperti ini
 Nah Kalau kalian melihatnya seperti apa? Komen di bawah ya



Wednesday, 16 January 2019

5 Acara Ragam Korea Yang Bisa Jadiin Alternatif Hiburan

Kalau mau di bilang sih ya, saya sangat suka nonton acara korea bukan cuma drakor aja lho. Acara ragam yang mereka tampilkan juga cukup membuat saya tertawa karena tingkah mereka membuat saya terhibur, ya walaupun masih butuh translate juga. hahahaha.

So, berikut ini acara ragam korea yang bisa jadi alternatif pengisi liburan kamu.

1. Running Man
Pasti diantara yang baca, ini sudah biasa dengar Running Man dengan member sebanyak 9 orang. Ini merupakan acara yang sudah eksis selama 7 tahun. Pernah hampir tidak dilanjutkan, tapi sekarang makin eksis saja sejak ada 2 member tambahan, Jong So Min dan Yang Se Chan. Yang pernah ke Indonesia, tepatnya Jogjakarta adalah Lee Kwang Soo dan Jong So Min karena kalah dalam games Global.
Sumber Gambar : Google
2. Thrifter's Guide to Luxurious Travels
Yang satu ini favoritku, acara ragam dengan tema traveling. Siapa sih yang gak suka dengan kata “Liburan”. Bahkan mereka pernah tournya ke Bali, dan hebatnya lagi saya malah belum pernah kesana :D ketergejean kan. Melihat dunia luar dengan menonton acara ini, membuat kita bisa tahu bagaimana interaksi antar sesama anggota dan juga masyarakat setempat. Acara ini digawangi oleh Park Myung Soo, Park Na Rae, Jong Jung Hyun yang tiap kali trip hampir selalu menang.

Sumber Gambar : Google

3. The Return Of  Superman


Sumber Gambar : Google

Acara yang ini sudah 5 tahun, melihat tingkah para bayi membuatku kadang ketawa bahkan sedih melihat mereka bersama ayahnya. Jadi ini acaranya dikhususkan untu para Selebritas Korea Pria yang mempunyai anak. Yang terbaru dan jadi idola adalah anak dari pesepakbola Park Jo Hoo, Na Eun dan Gun Hoo. Na Eun mempunyai kemampuan menggunakan 4 bahasa. Cakep kan?

4. Mom’s Diary
Kalau yang 1 (Satu) ini acara para ibu dari para selebritas yang belum menikah. Ada ibu dari Kim Jong Kook, Ibu dari Gun Mo, Ibu dari Eric, dan Ibu dari........ Menceritakan kehidupan para anak yang di tonton oleh ibu mereka dan tentunya memberi komentar di pandung oleh Song Yeop dan Mantan Atlit Basket....
Sumber Gambar : Google

5. I Live Alone
Nah acara ini mengusung konsep “Tinggal Mandiri” jadi ini kehidupan para pewara seperti Park Na Rae, Hyun Mo, Model Han Hye Jin, Lee Si Eon, Henry Lau yang sudah jarang tampil, dan Kian84. Terbagi atas 2 sesi dan berlangsung selama 90 menit.

Sunday, 13 January 2019

Curhatanku Yang Berdamai Dengan Keadaan


Hal terjarang yang saya lakukan menulis kehidupan yang lebih pribadi, ok dimulai dari bulan Desember kemarin yang rasanya udah ngebet mau liburan tapi cuti gak di tanda tangan si bos, belum lagi akhir-akhir ini rasanya malah malas ngantor. Udah bangun pagi tapi masih rebahan di kasur. Buat yang baca jangan di praktekin ya. Dan masalah yang datang dari diri sendiri, tentang sesuatu yang bernama "Target".

Dan tepatnya hari ini badan sama pikiran udah gak sinkron, pas bangun aja udah terasa banget sakit kepala. Ini hal yang pertama kalinya buat saya, dan begitu tiba di kantor langsung buru-buru ke toilet buat muntah. Gak enak banget rasanya dan ngerasa lagi gak sayang sama diri, makan gak dijaga, bobonya larut, mikirin ini itu. Ok jadi badan ngerasa sehat tapi pikiran udah sakit. Sedih gak tuh? kalian mending mana coba, Badan sehat tapi pikiran sakit, atau pikiran sehat tapi badan sakit? Bingungkan? Yaudah sama kita, maklum masih sakit nih pikiran sama badan.

Parahnya lagi sakit kepalanya sampai jam sorean. Bayangin seberapa lamanya itu kan? Tapi anehnya agak enakan setelah ketawa dan juga makan yang banyak. Nah lho udah kebayangkan sakitku kayak gimana? Kadang ngerasa ke diri sendiri udah setega ini, syukurnya masih di kasih warning dengan sakit kayak gini. Bakal gak kebayang kalau tau-tau ambruk sampai harus di RS nginapnya mending iya di hotel bintang 5 ambil kamar suite 😍😍 ah sweet banget *mulai mikir yang positif*


Sampai pas pulang kantor inisiatif pengen makan yang agak pedesan biar keringat keluar, nyatanya gak sampai keringatan cuma bibir doang yang memble tapi teteup kece kok😚. Jadi saya memutuskan untuk jajan yang lain, dan akhirnya saya bisa cobain telur guling dan sosis telur.. horeeeeee akhirnya tau rasanya πŸ˜… Abis itu makan ayam dengan sambel yang pedes dan berakhirlah di Roti John yang katanya pertama kali itu ada di Surabaya. Whatever lah yang penting cobain, jangan banyak mikir yang penting ada duit dan bisa bikin gak banyak mikir.

Seharian ini sakit rasanya menjadi bahan introspeksi diri kalau terlalu memaksakan keadaan yang kalau di ingat-ingat it's so hard. Tapi setelah mulai mereda tekanan dan mencoba berdamai dengan hati, akhirnya lebih enakan. Semoga seterusnya bisa adem ayem kayak pangsit bakso. Terkadang emang kita mesti memberikan reward ke diri, mencoba melepaskan keegoisan yang harus bagus terus dalam kerjaan dan dalam bersosialisasi. Dan sampai nemu insta story teman yang katanya dia gak peduli dengan omongan orang, apalagi dia gak "minta" sama orang. Menurut ukuranku sih dy itu sukses lah, kerja dengan banyak klien dalam bidang advertising, pacarnya bule (itu yang ku dambakan juga), liburan keluar negeri, juga bisa pakai barang yang branded. Tapi setelah lebih open terhadap pribadinya, gak semua yang kamu lihat ke dia itu enak. Ada waktu yang harus dia tambahan waktu dalam bekerja agar bisa membeli ini itu dan pastinya kerjaan kelar juga dapat reward atas jasanya. Tentunya karena bule pacarnya mesti LDRan gitu.

Nah kan jadi omongan orang lain, balik lagi nih gimana cara bikin diri senyaman mungkin agar bisa memberikan hasil yang optimal dalam melakukan sesuatu. Terusnya karena lagi sakit ini, bikin lebih mikir kenapa harus seperti ini? Kenapa mesti gitu? Ruwet gak tuh tulisanku. Tapi tenang, ini lebih legowo kok gak pakai mikir keras. Mulai setting target pelan-pelan mesti ngapain aja. Target tahun 2019 sudah menanti πŸ˜„

Inti tulisannya stay happy, stay healthy, eat more and laugh.

Udah dulu ya panjang banget curhatannya.

Friday, 11 January 2019

Review : Raa Cha Nipah Mall Makassar


Shawadikab..
Itu kalimat penyambut ketika kamu memasuki Raa Cha. Letaknya disudut lantai 2 dekat Watson. Di depan pintu akan ada pilihan menu dan harga tapi pas sampai di tempat pengambilan rada ngasal di bagian sukinya. Kalau bagian beefnya masih ada harganya, jadi aman lah. Disini pengambilannya self service.


Setelah pilih-pilih makanan langsung kita ke kasir dan tentunya bayar. Nanti akan ada pelayan yang mengantarkan kita ke meja yang kita gunakan untuk grill ataupun masak sukinya. Nah kebetulan menu yang saya pilih adalah keduanya. Balala? Tantumi tidak. Penasaran ji ini yek πŸ˜‚


Pesananku yang di grill adalah Beef Moza dan Salty Beef BBQ. Sekedar info ini ada mbak yang baik hati mau bantu grill secara eyke kagak biasa makan beginian, bukannya enak malah gosong. Terusnya Beef Moza ku itu di grill sekitar 3 menitan karena agak tipis sih dan kejunya sudah meleleh tapi jangankan meleleh yang tumpah rumpah tapi biasa aja. Dan setelah matang gak nampak sebagai Beef Moza. Jauh dari ekspetasiku.


Pas bagian Salty Beef BBQ ikutan under estimate tapi sama si mbaknya dibantu tambahkan bumbu katanya biar lebih meresap. Poin plus makan di tempat begini ya yang ini nih. Pas di coba??? Rasanya pas dan enak untuk ukuran sekelas yang saya pernah makan dan lebih mahal malah daripada ini.


Lanjut sesi kedua, makan suki. Kebetulan milihnya cuma 5 biji doang. Abisnya udah maem nasi juga dan officialy i'm alone. Hahahaha jadi gak ada yang bisa bantuin kalau gak habis. Sukinya juga enak, kalau di tempat lain yang lebih mahalpun ketahuan kalau udah lama di kulkas dan yang ini malah gak. Pilihan kuahnya of course Tomyam. Kalau Tomyam di tempat lain, lebih strong rasa dan wanginya, kalau ini sedang saja tapi masih terasa bumbunya.

Untuk pilihan menu minumannya cukup beragam dengan aneka teh, mulai dari thai tea, green tea, teh ocha dll. 

Cuuus deh yang lagi di Nipah Mall Makassar bisa coba ke sini.


Wednesday, 9 January 2019

Review : Warung Kepiting 28 Makassar



Setelah minggu lalu saya mereview Kepiting Sotta Makassar, dan hari ini saya akan mereview tempat makan kepiting lainnya di Makassar dan sedang hits karena banyak review. Maka pas jam makan siang, kami bertiga lagi memutuskan untuk mencoba Warung Kepiting 28 Makassar yang letaknya di Jl. Veteran Utara Makassar, antara Myung Ga dan Soto Betawi tempatnya. 

Begitu memasuki Warunf Kepiting 28 Makasar, sudah tercium aroma kepiting yang khas itu dan cukup di padati oleh orang yang makan di tempat ataupun Ojek Online. Dan kami memesan 3 menu berbeda, yaitu Kepiting Geprek Cabe Ijo (sayangnya gak ke foto), Kepiting Saos Lada Hitam, Dan Kepiting Soka Cabe Ijo. 


Coba tebak, itu gambar apaan? Sepintas malah kayak ayam ungkep kan? Tapi percayalah itu adalah Kepiting Soka Cabe Ijo. Sesuai dengan namanya, Kepiting ini lembut dan bisa dimakan semuanya, bumbunya lebih meresap daripada lainnya cuma kalau kelamaan makan jadinya berkuah. Pengaruh di kukus dulu kali ya. Terus punya saya, Kepiting Lada Hitam sudah lama ditungguin gak taunya malah dingin masakannya. Aneh gak tuh? Bikin gak selera makan dan akhirnya gak habis nasinya.

Untuk harga ini lebih murah daripada Kepiting Sotta Makassar, 1 Porsi kepiting soka + nasi + es teh dikenakan biaya 30K saja. Untuk 1 Porsi Kepiting Saus Lada Hitam + nasi + es teh dikenakan 28K. 

Tertarik?  Kalian bisa langsung ke Warung Kepiting 28 Makassar atau cek IG mereka dengan nama yang sama.

Monday, 7 January 2019

Review : Kandungan Bedak Marcks Untuk Kulit Jerawat


Semua pasti tahu tentang produk yang satu ini yakni Bedak Marcks'. Bedak sepanjang masa kalau kata saya, karena di mulai dari saya SD sudah tahu merek ini. Nah beberapa saat yang lalu kalian pasti tahu kalau saya jerawatan, dan biar muka gak kusam-kusam banget kalau ketemu orang terutama kalau mesti ketemu klien kantor, maka saya pun memilih bedak tabur saja untuk digunakan sehari-hari. Alasannya bedak tabur karena kalau di gunakan ke wajah tidak membuat wajah kayak kilang minyak, terasa ringan dan paling penting ingredients nya tidak menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat. 

Nah untuk bedak Marcks' sendiri ingriedients nya adalah : Talc, Zea Mays Strach,CI 77492, CI 77499, Fragrance, Zink Oxide. Zinc Strearate, dan Salicyid acid. Untuk ketiga ingriedients terakhir, sering banyak terdapat pada komposisi obat-obat jerawatan. Yuk kita bahas satu persatu.

1. Zinc Oxide
Waktu berobat di Erha memang pernah disarankan untuk mengkonsumsi obat yang ada kandungan Zinc nya yang berguna untuk mengurangi jerawat dan membuat kulit tidak begitu berminyak. Bekerja dengan cara membentuk pelindung pada kulit untuk melindungi dari iritasi/kelembapan.(sumber : hallo sehat)

2. Zinc Stearate
Sebagai pelengkap dari Zinc Oxide, maka dikombinasikan dengan Zinc Stearate dengan manfaat sebagai anti septik dan anti astringent. (sumber : Glomiso)

3. Salicyid Acid
Untuk ingridients yang satu ini, sudah jelas banget kegunaan karena pada dasarnya jerawat terbentuk akibat banyaknya kandungan minyak pada wajah. Kandungan anti inflamasi pada Salicylic Acid diyakini dapat meredakan peradangan yang terjadi pada jerawat yang muncul 
Selain itu, Salicylic Acid juga dapat mengangkat kotoran penyumbat pori-pori yang dapat menyebabkan komedo serta mengurangi bakteri penyebab jerawat. (Sumber : Clean & Clear)


So sudah jelas banget, kalau bedak Marcks' ini dapat digunakan untuk kulit berjerawat ya dan dari harga juga sangat terjangkau. Oh iya sekarang Marcks' menjadi 2 kemasan, yaitu kemasan besarnya dan kemasan traveling yang mudah di bawa kemana-mana dengan formula yang lebih halus tentunya digunakan di wajah.

Kini Telah Hadir Burger King di Makassar


Bertambah satu lagi restaurant cepat saji di Makassar, yaitu Burger King. Karena minat masyarakat kota Makassar terhadap hal baru terutama makanan, membuat Burger King ramai di kunjungi dan mesti rela antri demi merasakan Burger yang beda dari restaurant cepat saji lainnya. Senangnya lagi Burger King buka di 2 tempat, yakni di Mall Ratu Indah dan juga Mall Panakukkang yang dekat rumah jadi gak perlu jauh-jauh jalannya.


Dan saya memesan paket King Meal yang terdiri dari Cheese Burger, Nasi, Ayam dan Teh. Porsinya pas untuk seharga 43.500 (Inc.ppn 10%). Dimulai dengan makan paket nasi dahulu karena sudah keburu laper dari rumah gak makan. Untuk ayamnya menurut saya cukup asin, sampai tepungnya di pinggirin dulu biar gak begitu terasa asinnya. Sedangkan untuk cheese burger emang yang ukuran small dan ngerasa kok beda sama gambar ya πŸ˜… tapi rasanya cukup cheese banget karena selain slice keju ada semacam saus keju juga. Menurut saya dagingnya kurang tebal dan kering gak juicy. Sepertinya mesti coba versi gedenya biar sesuai ekspetasi.


Terus tadi adekku pesen burger bbq rasher, dengan daging + bacconnya rasanya cukup menggugah selera karena ada pedas-pedas dan merasa kayak blackpaper πŸ˜…. Oh iya paketnya terdiri dari burger + kentang goreng + coca cola. Sayangnya disini nasi gak bisa diganti kentang juga, minumpun begitu. Jadi ya sudahlah padahal pengen cobain Float itu. Next aja pas sudah legaan antriannya.


Karena ini baru di buka, pas ke sini mending berdua ama berombongan karena biar ada yang jagain tempat. Secara ruame tenan bisa gak kebagian tempat duduk nanti. Bahkan mesti booking tempat orang yang lagi asyik-asyik makan sembari nanya "sudah ada yang duduki ini bu? kalau belum, nanti saya duduk disini ya bu" bikin makan kurang selera dan rasanya terburu-buru dijagain.

Dari menu yang di tawarkan, favorit kamu yang mana?




Friday, 4 January 2019

Review : Mark Trees Cafe Makassar



Begitu memasuki Mark Trees Cafe Makassar langsung terasa konsep nuansa alamnya, karena begitu banyak tanaman ditambah dengan hiasanya pada dinding berupa dedaunan sesuai nama dari kafe ini yaitu " Tree".



Mark Trees Cafe Makassar berada di jalan jl. Gunung Batu Putih Bundar No.2 Makassar dan buka dari jam 09.00 - 00.00. Jadi yang mau brunch bisa mampir kesini juga. Ada berbagai macam menu yang dihadirkan di sini, mulai dari olahan nasi seperti yang kami pesan, rice chicken katsu dan olahan mie berupa fethucini spicy. Untuk yang gak pengen makan berat, ada kok dessert berupa croisant dengan banyak varian rasa. Sayangnya tadi gak sempat cobain.  


Buat yang mau makan di Mark Trees Cafe Makassar, saya sarankan jangan dalam keadaan lapar banget karena kalian akan menunggu cukup lama. Sembari menunggu bisa minum cantik dulu dengan aneka kopi, teh dan jus. Minuman pilihan saya Thai Tea dan rasanya pas sih menurut saya. Harga minuman sekitar 20ribuan dan untuk Makanan berkisar di harga 35ribuan.

Selamat mencoba ^^