Wednesday, 31 October 2018

Review : Makarizo Salon Daily Creambath Pro 4D with aloe extract dan menthol


Finally bisa beli creambath yang selama ini saya pakai cuma di Salon dan sekarang dari rumah bisa creambath dengan hemat dan bisa pakai sepuas-puasnya mau pakai sebagaimanapun. Super Love It.

Teksturnya sama seperti creambath pada umumnya, thick tapi tidak bikin tumpah gitu. U know what i mean kalau kalian sering masker pasti paham. Udah gitu wanginya enak banget dibanding yang pernah saya pakai, seperti wangi buah-buahan. Ini tuh seperti wangi mahal orang kaya, segar banget di pakai. Buat yang pakainya cuma 5-10menit pun bakal ngefek ke rambut. Jatuhnya itu lebih ringan dan pastinya sih wangi mahal itu tadi. Yang paling terasa teksturnya lebih halus.


Buat yang cari produk creambath, terutama Makarizo bisa pakai ini. Produk ini bisa di beli di Shopee dengan ID Makarizo Profesional Indonesia.

Repurchase ? Oh Course.

Tuesday, 30 October 2018

Experience : Belanja Produk Makarizo Profesional di Shopee



Beberapa hari yang lalu saya ke Salon langganan untuk Creambath seperti biasanya. Tapi karena saya merasa kurang dengan pelayanan mereka, ya abis therapys yang biasanya itu sudah keluar. Dan iseng cari di Shopee ada Creambath yang biasa saya gunakan. Rasanya senang luarbiasa, karena sempat cari di salah satu toko kecantikan tidak ada dan pas tanya ke therapysnya malah mereka bilang itu Salesnya Makarizo yang datang ke salon. Pengen pesan sebelumnya ke salon, tapi pihak salonnya tidak mau. 

Back to the Shopee, langsung kalap beli Creambathnya karena cuma 56K doang, bayangin segede itu dengan kemasan 500gr murah banget menurut saya. Ditambah lagi beli oil castrol biar rambut agak lepek sih ini karena aku rambutnya sangat tebal dan kering. Proses pengirimannya juga cepat, belinya hari Jumat dan Senin sudah ada di ruangan. Sangat memuaskan dan yang paling penting gak takut barangnya palsu karena beli di Shopee dan terverifikasi. Ah senangnya belanja semudah ini.


Monday, 29 October 2018

Promo Poin Telkomsel Khusus Makassar

Bentar lagi akhir tahun dan sudah jelas untuk point telkomsel kita yang sudah terkumpul akan hangus di awal tahun 2019, tepatnya 1 Januari 2019. Jadi yuuk mulai cek point kita di *700# dan pilih tukarkan point nya.  

Kategori Restaurant.

  • Ayam Bakar Ibu & Mertua Makassar

Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Ayam Bakar Ibu & Mertua Makassar dengan cara : IBUMERTUA kirim ke 777. Lokasi Ayam Bakar Ibu & Mertua di komp. Pasar Segar.
  • Masa Kini Food & Gallery Makassar
 Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Masa Kini Food & Galerry Makassar dengan cara:
  • Monochrome Cafe Makassar

Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 20% di Monochrome Cafe Makassar dengan cara : MONO kirim ke 777. Lokasi Monochrome Cafe Makassar di Jl. Bulukunyi.
  • Dapoer Jaya Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Dapoer Jaya Makassar dengan cara : DAPOERJY kirim ke 777. Lokasi Monochrome Cafe Makassar di Jl. Bulukunyi.
  • Sate Gurita
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Sate Gurita Makassar dengan cara : SATEGURITA kirim ke 777. Lokasi Monochrome Cafe Makassar di Jl. Bulukunyi.
  •  MR. Coffee Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 15% di MR. Coffee Makassar dengan cara : MRCOFFEE kirim ke 777. Lokasi MR. Coffee Makassar di Jl.Topaz Raya.
  • Sari Roti Makassar 
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Sari Roti Makassar dengan cara : MRCOFFEE kirim ke 777. Lokasi MR. Coffee Makassar di Jl.Topaz Raya. 
  • McDonald's Alauddin Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan promo beli paket min.15ribu Free Ice Cream/Float/Kentang di McDonald's Alauddin dengan cara : MCDALAUDDIN kirim ke 777. Lokasi McDonald's Alauddin Makassar di Jl.Alauddin.
  • Sari Bundo Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 20% di Sari Bundo Makassar dengan cara : SARIBUNDO kirim ke 777. Lokasi Sari Bundo Makassar di Jl. Pettarani.
  • Martabak & Terang Bulan Hawai Gowa
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Martabak & Terang Bulan Hawai Gowa dengan cara : HAWAIGOWA kirim ke 777. Lokasi Jl. Sultan Hasanuddin Gowa.
  • D'Suki Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 20% di D'Suki dengan cara : DSUKI kirim ke 777. Lokasi Amanagappa Makassar.
  • Urban Lounge Makassar
Tukar 10 poin untuk mendapatkan diskon 10% di Urban Lounge dengan cara : URBAN kirim ke 777. Lokasi Hotel Dalton Makassar.
  • Pancious Makassar

Tukar 400 poin untuk mendapatkan potongan Rp.50.000,- di Pancious Makassar dengan cara : *700*280#. Lokasi Pancious Hertasning dan TSM.
  •  Coffee Bean and Tea Leaf

Tukar 400 poin untuk mendapatkan potongan Rp.50.000,- di Coffee Bean and Tea Leaf dengan cara : *700*170#.


This entry was posted in

Friday, 26 October 2018

Review : First Impression Jordanie Peel Off Powder Mask Charcoal



Kalau lagi buntu cari bahan review, paling bagas itu ke Watson terus liat produk yang belum pernah dicobain dan hari ini jatuh pilihannya ke Jordanie Peel Off Powder Mask Charcoal.

Charcoal peel off powder mask ini membersihkan kulit dengan menyerap minyak dan kotoran yang menempel pada pori-pori wajah, memperbaiki tesktur kulit dengan menghilangkan sel-sel kulit mati. Kandungan aloe vera juga memberikan efek menenagkan, melembabkan, meransang peremajaan kulit dari penuaan dini. Charcoal Peel Off Powder membersihkan kulit hingga ke pori-pori sehingga terlihat sehat dan segar. Itu yang di klaim di kemasan belakang.


First Impression ketika menggunakan ini, ada sensasi cooling dan seperti peel off yang pernah saya pakai di kusuma beauty lab yang teksturnya juga kenyal dan mudah di bersihkan. Dan karena tadi masih penasaran akhirnya masker ini berubah jadi kering sama seperti ketika kita menggunakan masker yang ditambahkan bahan air, tapi pas wajah di basuh tekstur dari masker ini sama seperti peel off jadi berasa lebih bersih dan tidak perlu menggosok terlalu keras untuk membersihkannya.

Cara penggunaannya cukup mudah, cukup powdernya ditambahkan dengan air dan buat seperti masker pada umumnya atau lebih kental teskturnya dan oleskan ke wajah. Karena tidak ada saya menggunakan tangannya dan tidak banyak gumpalan seperti review yang saya baca sebelumnya. Cukup menunggu sekitar 5 menit, pas masker udah set langsung saja di angkat. 

Rasanya setelah penggunaan Jordanie Charcoal peel off powder mask lebih lembut di wajah. Untuk efek mencerahkan dan lain-lain, saya belum merasakan. Nanti akan saya update kalau ada perubahan lainnya.

See u next review :)

Review : Safi White Expert Purifying Cleanser 2 in 1



Pasti sebagian dari kalian sudah mengenal produk Safi. Ya ini merupakan Brand Halal dari Malaysia dan lagi ramai di perbincangan di Indonesia. Seri dari Safi ada untuk anti aging, dan juga white expert. 

Kali ini saya akan mereview Safi White Expert Purifying Cleanser 2 in 1 Cleanser & Toner. Tergugah mau beli karena dua kata terakhir yaitu cleanser & toner, karena sudah sekitar 6 bulan terakhir saya tidak menggunakan toner sejak dari Dr. Ayu. 

Kandungan dari Safi White Expert Purifying Cleanser 2 in 1 Cleanser & Toner antara lain adalah :
  • Habbatus Sauda  yang dipercaya sebagai obat dari segala jenis penyakit. Antioksidan yang terkandung dalam Habbatus Sauda membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas, memelihara kulit sehat agar tmapak cerah dan segar.
  • Oxygen + Bio White = Oxywhite, membantu membebaskan oksigen tambahan ke dalam kulit, membuat kulit terasa segar, membantu penyerapan nutrisi serta membantu mengurangi efek penggelapan kulit.
  • Minyak bunga matahari, membantu melembabkan dan sebagai antioksidan.
Cara pakai cukup mudah, ambil 1 pump atau secukupnya dan pijat lembut kemudian bilas. Tapi karena saya tidak membaca dengan baik cara pemakaian ini, sehingga saya menggunakan kapas setelah memijat wajah. Terasa mint yang cukup strong, untuk ukuran wajah sensitif seperti saya. Kemudian saya buru-buru bilas karena makin terasa panas di wajah. Bentuk dari Safi White Expert Purifying Cleanser 2 in 1 Cleanser & Toner ini seperti cairan kental dan ada buble-buble kecil didalamnya. Itu First Impression saya menggunakan produk Safi, akan saya update nanti setelah pemakaian minimal 2 minggu.

Update terbaru, saya beneran kurang cocok pakai Safi White Expert Purifying Cleanser 2 in 1, kulitku jadinya kering dan agak kemerahan. Entah saya kurang cocok dengan ingridients mana. Tapi masih penasaran dengan seri lainnya kok. Share dong yang punya pengalaman sejenis atau malah sebaliknya.

Wednesday, 24 October 2018

Review : Xi Xiu Lovely Matte Warm Peach



Satu lagi lipstik yang harganya super murah meriah karena cuma 17K saja. Bentuk lipstiknya sama seperti stick lipstick lainnya. Dengan warna putih mutiara, kelihatan ekslusif dengan tampilannya. Warna yang saya gunakan Warm Peach, tapi sayangnya tidak cocok untuk cold tone saya. Jadinya gak bakal beli. Teksturnya juga cukup creamy dan kesan matte nya sesuai namanya malah saya tidak dapat.

Review : Liquefied Matte Lip Color Poppy Darsono





Satu lagi selebritas yang mengeluarkan koleksi lipstiknya, yaitu Poppy Darsono. Kebetulan saya mencoba untuk menggunakan Liquefied Matte Lip Color No. 4 dengan pilihan warna Earth.


Teksturnya : Cukup creamy tapi cepat kering kok dan tidak transfer out.

Packing :Hampir sama dengan semua liquid lipstik lainnya, kita bisa melihat warnanya karena kemasannya transparan.

Harga : 95/Item dengan pilihan ada 10 warna.

Review : Soft Matte Lip Cream Venus Marcks


Setelah bedaknya yang sangat terkenal dari jaman SD, sekarang hadir lagi satu inovasi dari Venus Marcks berupa lip cream "Soft Matte Lip Cream Venus Marcks" dan saya menggunakan No.8 Myscelia. 

Packaging : Sama seperti liquid lipstik lainnya, packingnya juga terbuat transparan sehingga kita dengan mudah melihat warnanya.

Tekstur : Super Creamy ketika di ambil menggunakan applikator, cukup oles sedikit saja sudah bisa cover semua bibir. Waterproof dan gak transfer dan agak susah di hapus. Buat yang punya bibir kering seperti saya, kurang cocok karena akan membuat bibir makin tampak pecah-pecah.

Harga : 45K


Review : Purbasari BB Cream Brightening Cool


Purbasari menambah koleksi make-up nya dengan mengeluarkan BB Cream, dengan seri brightening Cool. Purbasari BB Cream Brightening Cool punya sensasi cooling ataupun mint ketika dipakai di wajah. Pas pertama kali pakai dengan wajah agak sedikit lembab, tidak pakai oil seperti biasanya hasilnya tidak membuat cracky karena saya memakainya dengan metode di tap-tap dan finishnya matte. 

Untuk tipe kulit wajah kering seperti saya, sangat disarankan untuk menggunakan pelembab atau oil terlebih dahulu karena Purbasari BB Cream Brightening Cool cukup thick jadi akan sedikit susah di blend. Ditambah lagi kalau menggunakan spons akan banyak yang menempel disitu. Kalau saya sih menggunakan jari dengan catatan untuk pastikan dalam keadaan bersih untuk menghindari seminimal mungkin bakteri ataupun sejenisnya.

First Impression menggunakan Purbasari BB Cream Brightening Cool sesuai yang digadang-gadang, efek mencerahkan akan langsung terlihat sama satu lagi keunggulan dari produk ini waterproof jadi dipakai wudhu juga tidak bakal luntur.


Sunday, 21 October 2018

I'm Break Up



Sebelumnya tulisan ini saya dedikasikan buat teman lama saya, yang sedikit banyaknya mempengaruhi saya dalam mengambil keputusan yang beberapa tahun terakhir.

Berikut ceritanya yang saya tulis dengan rasa sedih yang dalam.

Entah kenapa kita yang semula mungkin bagus kalau sebulan sekali bisa kasih kabar, tapi ini kita intens komunikasi dalam 2 minggu terakhir. Ingat hari Senin itu kita telpnan pagi dan sore, bahkan malamnya kmu telp tapi gak keangkat dan membuat aku menyesal kenapa gk angkat. Mungkin bisa jadi itu obrolan kt terakhir. 

Masih sempat kita becanda mau perawatan bareng nanti kalau ketemu, tapi nyatanya gak kesampaian. Harusnya aku juga bertanya kenapa km gk pasang DP lg di WA padahal kamu termasuk orang yang eksis. Hari itu kamu kirim foto lagi di puncak, padahal aku gk minta sambil bilang aku udah gk buncit lg. Karena emng sebutannya dari dulu cuma Buncit, itulah panggilan akrab ku ke kmu. 

Aku cerita permasalahan aku, kmu kasih masukan. Kmu blg kerja di rumah itu gk enak, ya karena kita emng tipe orang yang suka interaksi. Bahkan kamu sempat bilang pengen kerja di Airlines lagi. 

Hari itu, entah kenapa aku pengen telp kmu lagi dan ternyata orang lain yang angkat. Itu bukan kebiasaan kamu, ternyata orang yang ngabarin kamu udah gk ada, kamu udah meninggal. Seakan gak percaya, aku coba buka FB km dan disana banyak aku temukan ucapan belasungkawa. Rasanya pengen teriak, tapi yang bisa aku lakukan cuma nangis. Aku nyesal kita gak sempat ngomong malam itu, aku nyesal gak telpon km besok paginya. 

Sedih, hampir 10tahun kita kenal. Semua udah kita lalui. Tapi ternyata kamu udah dipanggil duluan sama Allah. Akupun gk merasa ada tanda dari kamu. Padahal kita intens. 

Dan 40hari mu pun adalah hari kelahiranmu. Bercampur sedih ketika masih ada yang mengucapkan selamat ulang tahun dan mengharapkan kamu umur panjang. Alfatihah buatmu Bun.

Journey : Sultan Hasanuddin International Airport


Ada yang punya cerita sama seperti saya, berangkat dengan flight subuh dan mesti jalan ke bandara mesti tengah malam? kalau iya kita tos dulu deh. 

Ini first time berangkat dengan waktu yang super gak nyantai, sebelumnya paling banter flight jam 5 subuh dari Jakarta dan itupun ada yang anterin (pacar), kalau sekarang malah mesti sendiri, cukup mandiri untuk ukuran cewek. 

Cocokin jam tidur biasanya dan mesti berangkat ke bandara itu rasanya badan ama mata gak sinkron deh. Badan minta untuk move dari tempat tidur tapi mata masih pengen merem aja. Belum lagi mesti ijin ke orang rumah, karena banguninnya itu. Pada bangun semua yang ada mereka. 

Pas sampai bandara, langsung masuk untuk ambil boarding pass. Sebelumnya sudah lihat alat ini cuma dilewatin aja, dan sekarang cobain check in mandiri dan langsung tercetak boarding pass nya. Jadi yang buru-buru dan tidak ada bagasi bisa langsung aja daripada mesti ke counter. Ini bukan pertama kali juga saya menggunakan check in mandiri, sebelumnya pas di Jakarta terminal 3. Alat ini juga mudah banget difungsikan, buat yang first time cobain pasti langsung ngerti. 

Dari semua yang saya ceritakan diatas, ini merupakan tugas kedua saya ke Ambon. 

Review : The City Hotel Ambon


Ini kali kedua saya ke Ambon dalam sebulan terakhir, tapi ini masih tetap dalam rangka kerjaan juga kok. Sayangnya tidak pakai acara jalan-jalan, karena aku terlanjur capek dan ngantuk dikarenakan berangkat jam 3 pagi, itupun jam 1 dini hari sudah otw bandara.






Karena ini kali kedua seperti yang di ceritakan seperti di atas, maka saya memilih hotel ala koper. Paham kan ya yang ala koper seperti apa, yang sedikit high end lah. Jadi saya memilih The City Hotel Ambon. Pas pertama kali ke Ambon sudah sempat searching dan lihat hotel ini sangat ramai dari depan jalan dan juga bangunannya cukup terasa etnik dari awal karena sepintas kayak di tutupin kayu.


Ini hotel yang baru di opening ada than 2017 jadi masih cukup baru. Dan terjadi drama yang kurang mengasyikan karena hotel ini full booked sampai 4 hard ke dean. Sudah cek di travelog, Agoda, pegi-pegi, tripadvisor, booking.com mash nihilism juga. Hari sebelumnya pun sudah hubungi ke hotelnyapun lagi full. It’s ok, I’m not lucky but the last call at hotel for the day finally I got room. Very happy.


Ok diantar sampai disana sama orang kantor, dan proses check in pun juga cukup cepat. Sampai dikamar langsung beberes mandi terus tidur, nyatanya tidurpun tidak terlalu lama. Pagi harinya saya sarapan di lantai 7, disini baru kelihatan view sebenarnya. Karena dari kamar saya di lantai 3 jelas viewnya masih sepantaran dengan rumah warga, jadinya gak ada pemandangan menarik.




Untuk dari segi makanannya cukup variatif, untuk ukuran hotel yang bintang 3 malah makanan khasnya disitu tidak tersedia, apa karena tamunya yang kebanyakan juga bule jadi mereka menyesuaikan. I think so.


Kekurangannya : Pas kemarin sudah mandi ternyata handuknya tidak ada, alhasil pakai baju yang sebelumnya dipakai. Kelupaan mungkin ya.

Overall untuk The City Hotel Ambon dapat nilai 7 lah.




Tuesday, 9 October 2018

Experience : 2 Langkah Cara Isi Ulang GrabPay ke Driver

Sekarang Grab memudahkan pelanggannya dengan menambahkan tools mengisi GrabPay lewat Driver mereka, baik ketika kita menaiki Grab Bike ataupun Grab Car.

Caranya cukup 2 Langkah saja, tinggal mengikuti instruksi seperti gambar di bawah ini.

1. Pastikan Grab Car ataupun Grab Bike yang kamu akan naiki, ada notif "Isi Ulang Dengan Pengemudi" yang berarti ada saldo dari Driver.


2.   Setelah itu kita bisa masukan nominal yang akan kita deposit, dan tentunya akan seperti gambar dibawah. Kalau deposit saldo dari Driver banyak maka tertera kamu bisa mengisi batasnya capai berapa. Kemudian Klik Konfirmasi.


Sekian cara isi ulang Grab Pay dengan mudah 

Sunday, 7 October 2018

Bye September

Kenapa judulnya seperti di atas? Terlalu banyak yang saya lalui dibulan September, mulai dari hal yang menyenangkan dan tidak, like a rollcoaster.

Dimulai dari awal bulan saya mendengar kabar dari teman lama yang meninggal. Sangat tidak disangka-sangka karena hari sebelumnya kita komunikasi dengan intens, namun pada malam harinya saat dia menghubungi saya tidak mengangkat telpon. Namanya ajal memang tidak ada yang tahu, tapi masih sangat merasa kehilangan. Karena kami kenal sudah cukup lama sekitar 10 tahun. 

Kemudian saya bersama teman mengunjungi Rammang-Rammang, ya walaupun kategorinya dekat dari Makassar tapi ini pertama kalinya saya ke sini. Akhirnya bisa merasakan feelnya ketimbang dengar dari cerita orang selama ini. Kemudian disusul besoknya saya berangkat ke Ambon, yeah it's my first time berangkat di September bukan karena liburan, tapi ada urusan kerjaan. Ya walaupun itu juga diselingi jalan-jalan dikit. Seenggaknya punya gambaran tentang kota Ambon.  

Setelah pulang dari Ambon, minggu berikutnya saya ke Palu untuk urusan kerjaan juga. Kalau ke Palu sih udah pasti bernostalgia dengan kenangan waktu sekolah dulu. Sebelumnya saya tinggal di Palu sekitar 4tahun dan setelah itu menetap di Makassar karena melanjutkan study. Itupun waktu terasa sangat mepet, masih belum sempat ketemu teman-teman lainnya. Setidaknya ketemu salah satu teman yang cukup dekat dan jalan-jalan malam bersama. Dan pastinya sempat ziarah ke makam papi. Itu tujuan paling penting selain masalah kerjaan.

Satu minggu selang pulang dari Palu, terjadi bencana nasional yaitu gempa dan disusul tsunami disana. Sangat sedih sekali, sampai harus ansos beberapa waktu karena kejadian itu. Keluarga disana juga tidak dapat dihubungi, karena mereka menggunakan operator Tsel. Setelah di coba beberapa hari, keluarga semua dalam keadaan sehat walaupun masih ada trauma bagi mereka. Sangat bersyukur juga karena saya tidak berada disana pada saat itu, entah kenapa saya ingin cepat-cepat ke Palu. Sudah tidak bisa membayangkan mesti bagaimana kalau saya dalam situasi seperti itu.

Kemudian diminggu terakhir itu saya nginep di Melia Makassar hotel. Ulasan tentang hotel ini bisa kalian baca juga.

Review : First Impression Spa Salt My choice


Spa Salt My Choice di klaim bisa mencerahkan kulit karena saya juga Sedang membutuhkannya. Karena habis pants-panasan selama 3 minggu dan kaki serta tangan paling kelihatan ada tanda antara batas lengan baju dan antara kaki yang tertutup dan tidak.

Bahan dasarnya sudah jelas adalah Garam. Tapi karena ini menggunakan garam spa, jadi patut di coba lah, cukup merogoh kocek sebesar 10K untuk 1 sachet. Ambil secukupnya dan tambahkan air, sama seperti kita membuat masker. Awalnya garam ini berwarna orens, setelah di gosokan ke badan maka akan berubah jadi ke abu-abuan yang artinya daki kita ikut tergerus. 

Pada pemakaian di awal terasa badan lebih halus, untuk efek mencerahkan secara instan belum terlihat. Nanti akan saya update setelah ada perkembangan. So far sih ini tidak bikin kulit kering.

Thursday, 4 October 2018

Review : St Ives Radiant Skin Pink Lemon & Mandarin Orange


Baru-baru ini saya menggunakan ST. IVes yang varian Radiant Skin Pink Lemon & Mandarin Orange Scrub. Buat kalian pasti tau ST. Ives merupakan brand yang sangat terkenal di Indonesia karena sudah banyak beauty blogger ataupun beauty vlogger bahas. Sayangnya di Indonesia sendiri mereka belum ada store nya. Jadi buat kami yang tinggal di Makassar belinya harts online tapi sekarang sejak ada Watson Indonesia di Makassar, sedikit demi sedikit ada sedikit secercah harapan. hahaha.

St. Ives Radiant Skin Pink Lemon & Mandarin Orange Scrub merupakan face scrub brand no.1 di Amerika. Bayangkan dari Benua Amerika ke Benua Asia, tepatnya di Indonesia dan akhirnya ada di Makassar Sulawesi Selatan, it's so long far away. hahaha..

Seperti yang di klaim St. Ives Radiant Skin Pink Lemon & Mandarin Orange efektif untuk melembutkan dan menghaluskan kulit. Awalnya sempat ragu dengan kata yanga ada di belakang kemasan, tapi beneran it's worth it. Jadi Hari sebelumnya saya make-up full Karena ada kegiatan yang mengharuskan, setelah itu terasa muncul komedo yang kasar terutama di bagian hidung yang paling sering kena touch up. Pada saat cuci muka, di gosok-gosok lah bagian yang terasa banyak komedonya. Dan hasilnya bagus banget Karen bikin kulit lebih kenyal seketika dan halus. Walaupun komedo masih keliatan seenggaknya sudah halus. Beneran ada hasilnya. Gak kayak yang meng-claim lainnya. 

Scrubnya juga sangat kecil seperti kasat mata, karena warna dari face wash ini putih dan bulirnya warna orange ketika kamu pijat maka akan kerasa lah dan notice setelah cuci muka tidak bikin kulit kering. Sangat membantu karena sekarang wajahku normal to dry. Untuk hasil whitening sejauh ini tidak ada, beda dengan Senka yang memberikan efek cerah setelah sekali penggunaannya saja dan akan saya update setelah menggunakan ini lebih dari sebulan tentunya.

Tuesday, 2 October 2018

Review : Melia Hotel Makassar




Horeeeeeee... Satu lagi hotel yang berbintang empat di Makassar yang saya tempati, Gran Amelia Makassar. Akses ke Melia Hotel sangat dekat dari Mall Ratu Indah, dan enaknya lagi dekat dari Grin & Pull tempat nongkrong yang ngehits akhir-akhir ini. 

Pertama kali masuk di lobby, langsung tercium bau hotel wangi yang menurut saya itu menandakan bahwa hotelnya sangat memperhatikan estetika. Harga Publish di Premium Room 800rban dan kalian bisa mendapatkan reward berupa poin untuk digunakan berikutnya. Kamarnya sangat nyaman, untuk ukuran saya yang biasa nginap di hotel. Di lengkapi dengan complimentary membuat saya makin senang di karenakan habis beli roti sebelumnya. hahahaha..


Untuk ukuran hotel bintang empat, fasilitasnya sangat memadai, mulai dari fasilitas penunjang berupa Spa, tempat nge-Gym, dan kolam renang. Dari segi dalam kamar juga tersedia lengkap sampai ada hair dryernya lho. Suka banget deh sama konsepnya, bahkan ada handuk kimono. 


Dari segi makanannya kurang variatif menurut saya untuk ukuran hotel bintang empat, apa karena pernah cobain hotel di Jakarta bintang 3 yang sangat banyak pilihannya. Entahlah..

Sekian review saya "Melia Hotel Makasar"

Monday, 1 October 2018

Review : Kampoeng Nelayan Hotel



Ini dia hotel yang di malam sebelumnya sudah di intai, bahkan sempat bilang kok tuh orang norak banget ya foto malam-malam depan hotel. Gak taunya saya juga kok pas sampai di situ.


Tempatnya teduh banget, cocok nih buat yang mau sedikit menenangkan diri dari hiruk pikuk perkotaan. Letaknya juga pas depan pantai, dan cottage ini cuma tersedia 16 kamar yang terbagi atas 2 view, yang pertama Sea View dan yang kedua Garden view. Sayapun memilih kamar dengan sea view, tapi tenang depannya juga ada garden kok ya walaupun tidak sebanyak di view garden itu. 


Untuk kamar dengan view laut tidak begitu besar, dan ada jendela yang bisa melihat laut dari kejauhan sih. Banyak orang yang berenang di depan hotel, terutama di hari sabtu dan minggu. Di sepanjang jalan ini juga banyak orang yang jualan nasi kuning dan juga putu penja jadi capek berenang bisa mampir makan
 

Review : Jazz Hotel Palu






Sekarang kota Palu sangat berkembang, dari yang terakhir ke Palu sekitar tahun 2010. Banyak bangunan baru, terutama untuk hotel. Karena saya berada di Palu untuk 2 malam, maka saya memilih malam pertama di Jazz Hotel yang terletak di jalan Zebra. Akses  dari Jazz Hotel ke Bandara Sis Aljufri Palu sangat dekat cukup memakan waktu 5-10menit. Jadi Jazz Hotel bisa jadi alternatif untuk kalian yang ingin nginap dekat bandara. 



Jazz Hotel mengusung konsep seperti cottage yang berteras dan cuma ada 2 lantai saja. Kebetulan saya dapatnya di gedung lama, kuncinya masih manual untuk kelas 2 di Palu saya pikir akan pake access card. Kamarpun cukup luas, terdiri dari tempat tidur, AC, Meja Rias, Lemari Pakaian dan ada Meja serta kursi 2 buah.



 
 





Review : Laser CO2 di Dr. Ayu


Pas tanggal 25 September, saya datang ke Arayu Clinic Makassar untuk konsultasi sama Dr. Ayu tentunya. Terhitung dari terakhir kali ke sini sekitar 3 bulan yang lalu menjelang lebaran. Niat awal cuma ingin peeling korea seperti sebelumnya karena kulit wajahku cukup gelap karena habis main di panas-panasan selama 2 minggu ini. Tapi sama Dr. Ayu disarankan untuk melakukan CO2 Laser.

Sebelumnya saya pernah CO2 Laser Kusuma Beauty Lab Makassar dengan hasil yang kurang memuaskan ditambah waktu itu agak berbeda dengan yang sekarang saya lakukan di Arayu Clinic Makassar. Mesin yang digunakan juga hampir sama.
Pertama yang dilakukan seperti biasa, wajah dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian saya minta untuk di totok dulu wajah saya biar agak segeran. Baru setelah itu di kasih krim anastesi. Waktu untuk anastesi sekitar 30menit, tapi karena Dr. Ayu banyak pasiennya saya membutuhkan waktu sekitar 1 jam. 

Setelah itu, saya dipakaikan kacamata untuk menghindari sinar laser. Pengerjannya cuma sebentar saja sekitar 5 menitan dan kemudian di kasih alat seperti infra red sekitar 5 menitan juga. Hasilnya muka saya merah, dan ada bekas seperti kotak-kotak gitu deh. 

Hari pertama setelah itu masih memerah, sampai orang kantorpun bertanya muka saya kenapa. Beginilah kalau mau cantik, ada pengorbanan dikit. Dan hari itupun saya mesti ketemu banyak orang. Dan notice emang muka keliatan bengkak. hahahahaha..