Skip to main content

Experience : Konsultasi Online Via HaloDoc
























Tau HaloDoc sudah cukup lama, tapi masih belum tergugah untuk ngeklik ilannya. Ya saya emang lebih mencari apa yang saya butuhkan. Berawal di hari Minggu dimana sakit di gigi amat sangat tidak menyenangkan, dimana weekend waktunya kita santai dan menikmati hari malah sakit. Itupun di bagian gigi, padahal ini hal paling crusial buat kita karena makan menggunakan mulut dan mesti di kunyah dulu sebelum kita telan. 

Setelah melihat iklan HaloDoc di sosial media, saya memutuskan untuk mengunduh applikasi via Play Store. Hitung-hitung di coba tak mengapa, gak ada yang rugi sekalipun paket data karena pakai wifi juga. Kemudian kita disuruh mengisi data lengkap kita terlebih dahulu. Kemudian kita bisa memilih untuk konsultasi dengan dokter umum atau dokter spesialis lainnya.

Nanti akan keliatan biaya yang mesti kita bayar untuk dokter itu sekali konsultasi, kebetulan banget dokter saya itu free tarifnya. Dan cuma ada satu dokter yang online pada saat itu juga, karena mereka sudah ada jadwal untuk kita konsultasi. Dokternya cukup ramah untuk ukuran online, padahal agak sedikit under estimate takut bakal dikasih jawaban kurang memuaskan. Nah ini berikut contoh hasil chat saya sebelumnya. 

Senang banget rasanya kalau gini, seperti ada dokter pribadi. Dan cukup dari handphone aja, saking udah era digital gini.




Comments

  1. Wah, terima kasih sudah berbagi,Mbak. Saya termasuk sering baca halodoc dan pernah ingin konsul langsung. Kapan2 saya unduh aplikasinya :)

    ReplyDelete
  2. wah saya katro banget ya, baru tau ada aplikasi bermanfaat kayak gini. kebetulan di tempat saya tinggal itu jauh dari dokter/fasilitas kesehatan sepertinya ini bisa jadi solusi juga ya.
    makasih mbak sudah berbagi :)

    ReplyDelete

Post a comment

Popular posts from this blog

Korea Peeling di Arayu Aesthetic Clinic

Kunjungan kedua di Arayu Aesthetic Clinic ini saya akan melakukan peeling. Menurut Dr. Kiki (Dokter Pengganti Dr. Ayu) saya masih halus melakukan chemical peeling kembali, cuma karena saya merasa tidak ada perubahan signifikan sehingga saya meminta untuk melakukan Korean Peeling ini, malah mau yang American Peeling tapi masih belum di sarankan dokter. Ok daripada tidak, jadinya saya melakukan peeling ini.
Cara peelingnya seperti pada umumnya, di pakaikan 3 layer di wajah sembari wajah kayak kesengat perih-perih gimana gitu dan kena kipas akhirnya selesai lah perawatan itu. Dokterpun sudah memberi tahu nanti akan terkelupas wajah di hari ke-3 dan paling lama seminggu prosesnya. Ya so far sama seperti di tempat lainnya yang pernah saya kunjungi. Berikut prosesnya saya jabarkan.
Review CO2 Laser di Dr. Ayu 
Hari pertama, muka keliatan kusam walaupun udah pakai bedak. Terlebih daerah kening keliatan kering seperti orang keriput modelnya. Tapi masih belum terkelupas.
Hari kedua, masih sama k…

Review Acne Scar Treatment Selama di Arayu Aesthetic Clinic Makassar

Setelah tahun lalu terakhir saya melakukan perawatan berupa Laser CO2, dan tahun ini dimulai dengan Dermapen. maka saya akan mereview selama melakukan treatment Acne Scar di Klinik Arayu. Totally sudah 3 kali saya melakukan treatment dengan rincian 2 kali untuk Dermapen dan 1 kali untuk Laser CO2.

Perbedaan dari Dermapen adalah kulit wajah kita akan dilukai menggunakan alat yang menyerupai pulpen dengan isi jarum dan bekas lukanya berupa bintik-bintik yang dihasilkan dari jarumnya itu. Rasanya seperti apa? Biasa saja apalagi kita telah di anastesi. Hanya yang agak mengganggu wajah kita mengeluarkan darah dan harus menunggu keesokan harinya baru di bilas maka akan terasa gatal dan juga sedikit perih setelah anastesi hilang. Tapi itu cuma beberapa jam saja. Yang pasti wajah menjadi merah. Fungsi dermapen ini adalah membentuk jaringan baru dengan cara di lukai.

Sedangkan Laser CO2, adalah laser yang merangsang kolagen rasanya juga cuma cekit-cekit saja apalagi sebelumnya wajah kita di …

Review : Xi Xiu Lovely Matte Warm Peach

Satu lagi lipstik yang harganya super murah meriah karena cuma 17K saja. Bentuk lipstiknya sama seperti stick lipstick lainnya. Dengan warna putih mutiara, kelihatan ekslusif dengan tampilannya. Warna yang saya gunakan Warm Peach, tapi sayangnya tidak cocok untuk cold tone saya. Jadinya gak bakal beli. Teksturnya juga cukup creamy dan kesan matte nya sesuai namanya malah saya tidak dapat.